PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

Profil Pelajar Pancasila terdiri dari LIMA dimensi yaitu

  • Dimensi Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia Akhlak Beragama
  • Berkebinekaan Global
  • Gotong Royong
  • Mandiri
  • Bernalar
  • Kreatif

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 30% dari total JP per tahun. Sistemnya dilakukan secara fleksibel, baik muatan maupun waktu pelaksanaannya.

  • Muatan. Projek harus mengacu pada capaian 3P (Profil Pelajar Pancasila) sesuai dengan fase peserta didik, dan tidak harus dikaitkan dengan capaian pembelajaran pada mata pelajaran.
  • Waktu. Projek dapat dilaksanakan dengan menjumlah alokasi jam pelajaran projek penguatan profil pelajar Pancasila dari semua mata pelajaran dan jumlah total waktu pelaksanaan masing-masing projek tidak harus sama.

Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini diberikan dalam bentuk projek untuk masing-masing mata pelajaran umum yang jumlahnya 18 jam per minggu atau 36 jam per tahun.

profil pelajar Pancasila

Buku Tunas Pancasila

 Pemerintah menetapkan tema-tema utama untuk dirumuskan  menjadi topik oleh satuan pendidikan sesuai dengan konteks wilayah  serta karakteristik peserta didik. Tema-tema utama projek penguatan  profil pelajar Pancasila yang dapat dipilih oleh satuan pendidikan  sebagai berikut. 

1. Gaya Hidup Berkelanjutan.  

Peserta didik memahami dampak aktivitas manusia, baik jangka  pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di  dunia maupun lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga  membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah  lingkungan, mempelajari potensi krisis keberlanjutan yang terjadi  di lingkungan sekitarnya serta mengembangkan kesiapan untuk  menghadapi dan memitigasinya. Tema ini ditujukan untuk jenjang  SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat.  

2. Kearifan Lokal.  

Peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri  melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar  atau daerah tersebut, serta perkembangannya. Peserta didik  mempelajari bagaimana dan mengapa masyarakat lokal/ daerah  berkembang seperti yang ada, konsep dan nilai-nilai dibalik  kesenian dan tradisi lokal, serta merefleksikan nilai-nilai apa yang  dapat diambil dan diterapkan dalam kehidupan mereka. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK  dan sederajat.  

3. Bhinneka Tunggal Ika.  

Peserta didik mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian  dan anti kekerasan, belajar membangun dialog penuh hormat  tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya.  Peserta didik juga mempelajari perspektif berbagai agama dan  kepercayaan, secara kritis dan reflektif menelaah berbagai stereotip  negatif dan dampaknya terhadap terjadinya konflik dan kekerasan.  Tema ini ditujukan untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK  dan sederajat.  

4. Bangunlah Jiwa dan Raganya.  

Peserta didik membangun kesadaran dan keterampilan  memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya  maupun orang sekitarnya. Peserta didik melakukan penelitian dan  mendiskusikan masalah-masalah terkait kesejahteraan diri  (wellbeing), perundungan (bullying), serta berupaya mencari jalan  keluarnya. Mereka juga menelaah masalah-masalah yang  berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, 

termasuk isu narkoba, pornografi, dan kesehatan reproduksi.  Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA,  SMK/MAK dan sederajat.  

5. Suara Demokrasi.  

Peserta didik menggunakan kemampuan berpikir sistem,  menjelaskan keterkaitan antara peran individu terhadap  kelangsungan demokrasi Pancasila. Melalui pembelajaran ini  peserta didik merefleksikan makna demokrasi dan memahami  implementasi demokrasi serta tantangannya dalam konteks yang  berbeda, termasuk dalam organisasi sekolah dan/atau dalam  dunia kerja. Tema ini ditujukan untuk jenjang SMP, SMA, SMK dan  sederajat. 

6. Rekayasa dan Teknologi.  

Peserta didik melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus  kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk  berteknologi yang memudahkan kegiatan diri dan sekitarnya.  Peserta didik dapat membangun budaya smart society dengan menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat sekitarnya  melalui inovasi dan penerapan teknologi, mensinergikan aspek  sosial dan aspek teknologi. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD,  SMP, SMA, SMK dan sederajat. 

7. Kewirausahaan.  

Peserta didik mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan  masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta  kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan  masyarakat. Melalui kegiatan ini, kreativitas dan budaya  kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Peserta didik juga  membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan  kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil,  serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh  integritas. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs,  SMA/MA, dan sederajat. Karena jenjang SMK/MAK sudah memiliki  mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan, maka tema ini  tidak menjadi pilihan untuk jenjang SMK. 

8. Kebekerjaan.  

Peserta didik menghubungkan berbagai pengetahuan yang telah  dipahami dengan pengalaman nyata di keseharian dan dunia kerja.  Peserta didik membangun pemahaman terhadap ketenagakerjaan,  peluang kerja, serta kesiapan kerja untuk meningkatkan  kapabilitas yang sesuai dengan keahliannya, mengacu pada  kebutuhan dunia kerja terkini. Dalam projeknya, peserta didik juga  akan mengasah kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan  standar yang dibutuhkan di dunia kerja. Tema ini ditujukan  sebagai tema wajib khusus jenjang SMK/MAK. 

Dalam 1 (satu) tahun ajaran, projek penguatan profil pelajar Pancasila  dilakukan sekurang-kurangnya 

1. 2 (dua) projek dengan 2 (dua) tema berbeda di SD/MI,  2. 3 (tiga) projek dengan 3 (tiga) tema berbeda di SMP/MTs dan  SMA/MA kelas X,  

3. 2 (dua) projek dengan 2 (dua) tema berbeda di kelas XI dan XII  SMA/MA, 

4. 3 (tiga) projek dengan 2 (dua) tema pilihan dan 1 (satu) tema  Kebekerjaan di kelas X, 2 (dua) projek dengan 1 (satu) tema pilihan dan 1 (satu) tema Kebekerjaan di kelas XI, dan 1 (satu) projek  dengan tema Kebekerjaan di kelas XII SMK/MAK. Kelas XIII pada  SMK program 4 (empat) tahun tidak mengambil projek penguatan  profil pelajar Pancasila. Untuk SMK/MAK, projek penguatan profil  pelajar Pancasila dapat dilaksanakan secara terpadu berkolaborasi  dengan mitra dunia kerja, atau dengan komunitas/organisasi serta  masyarakat. 

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.