TEMUKAN PERJALANANMU

Segala moda transportasi kini dapat dijangkau dan diraih dngan berbagai aplikasi di telepon pintar, terlebih penting lagi adalah menjaga performa terhadap pengemudi atau penyedia jasa layanan transportasi. Khusus untuk transportasi massal sementara ini tidak ada rival penyedia selain badan usaha transportasi penerbangan yang sudah besar dengan jumlah penumpang yang masif dan layanan klasik massal. Sebut saja Lion Air, Citilink, Super Air Jet hingga Garuda Indonesia. Selain operator komuter seperti Wings Air, Nam Air, atau Sriwijaya Air yang beroperasi dari Bandara Jakarta dan sekitarnya.

Pilihan bantuan dari transportasi lokal ini yang maha penting dikuasai dan dijaga untuk memperoleh layanan maksimal selama di darat, karena tidak mungkin menjangkau tempat yang satu ke tempat yang lain dengan barang bawaan banyak hanya berjalan kaki apalagi naik becak, sebab di beberapa tempat becak not allowed beroperasi kecuali di komplekan perumahan. Itupun hanya di komplek tertentu saja seperti Malioboro dan sekitarnya atau bentor jika di Surabaya dan sekitarnya.

Penyedia transport lokal pun anda mesti hati-hati be careful mengujinya selain melihat performa kinerja langsung juga dari asupan Instagram sebagai salah media sosial arus utama di kota besar. Saya sudah mengecek langsung di tiga kota besar mulai Surabaya, Semarang hingga Yogyakarta dan sewilayahnya. Biaya antara 600 sampai 800 ribu. Kecuali untuk wilayah kalimantan apalagi hubungannya dengan drop off bisa naik 200 ribu dibandingkan biaya jasa layanan angkutan personal di Pulau Jawa. Jadi kudu nyiapan sejutaan jika anda pulang dari negeri tetangga sesama Kalimantan menuju kota cantik ini.

Untuk transportasi darat di Jawa Tengah, Jawa Timur tadi angka 600-800 ribu sudah dilayani full day atau sekuat-kuatnya anda bisa bertahan duduk lama dalam mobil. Ini beda dengan bis apalagi mobil wisata merek HiAce. Hi Ace sendiri jika disewa sehari-harian siapkan budget antara 1,6 – 2 juta per hari dengan kapasitas penumpang 15 orang. Khusus untuk wilayah Jawa Timur dan DIY, Hi Ace memiliki peran khusus dan strategis jika membawa rombongan dibandingkan Bis antar kota antar provinsi dengan daya tampung 3x lipat HiAce dan anggarannya juga hampir 3x biaya sewa HiAce (sebagai referensi persiapan budgeting karena kenyataan di lapangan bisa berbeda jauh dengan disparitas yang abnormal dan kadang bergantung dengan kemampuan negosiasi individual pemimpin rombongan atau bagian marketing tour).

Untuk Kereta Api sendiri, KAI sudah mematok biaya yang sepadan dan kompetitif dengan berbagai layanan kereta yang menurut saya sudah sangat memadai dan sempurna. Tinggal kalian menyesuaikan saja tujuan dan stasiun yang ingin disinggahi. Selalu gunakan bantuan porter barang untuk mempermudah perjalanan anda bahkan bisa memberikan masukan dan rekomendasi terbaik untuk mengefektifkan perjalanan kalian. Mulai dari Bandara, Stasiun kereta api atau kapal, sebaiknya gunakan tenaga porter resmi yang telah didaftar di tempat-tempat layanan publik seperti itu. Jangan takut membagikan berkah kepada mereka, sebab mereka pun ingin mencari penghidupan yang layak untuk anak istrinya dan kepentingan karir mereka sendiri. Jangan sungkan bertanya dengan petugas-petugas di bandara atau stasiun jika anda mengalami kebingungan daripada ditepok orang tak dikenal yang kemudian kalian dibius atau dihipnotiskan ngga asyik, padahal mau jelong-jelong mencari healing.

Photo by alleksana on Pexels.com

Atau jauh-jauh hari, kontak dengan agen travel dan tur perjalanan yang terpercaya dan update serta resmi dan memiliki portfolio pekerjaan yang baik. Di mana mencarinya, pandanglah media Instagram atau Facebook untuk mengecek kelengkapannya. Jangan malas browsing atau mencari tahu di media yang anda bisa akses dari telapak tangan anda masing-masing. Jangan malas beli kuota internet, apalagi biaya paket paket hemat sekarang berterbangan di mana-mana. Jangan sia-siakan tabungan anda jika memang direncanakan untuk healing.

Photo by Afif Kusuma on Pexels.com

Kami sendiri sudah melihat keberadaan Undip, UGM, UNY, ITS, Unair, juga Akmil, Akpol, AAU, AAL, UNY, UNESA, UNS, UNES, UIN, sekolah-sekolah tinggi swasta terkenal seperti Ubaya, UPH, UPN, Unriyo, UMB, UMY, UTY, UKDW, UKSW, Udinus, UII, sebut apa saja nama perguruan tinggi di tiga kota besar yang telah saya tulis di awal kisah ini tadi. Belum dibandingkan yang di Purwokerto, Solo, Jember, yang saya perhatikan setiap kami berlintas provinsi dan kabupaten selain baliho-baliho promosi di pinggiran jalan tol.

Photo by Onisam on Pexels.com

Maskapai penerbangan pun anda sudah dibekali dengan berbagai aplikasi pembelian tiket, tentukan dan arahkan perjalanan dari atau asal kota dengan bandara terdekat. Jika ke Semarang atau Surabaya maupun Jakarta dari Kalimantan Tengah bisa anda pilih mulai dari Bandara Assan Sampit, Bandara Iskandar Pangkalan Buun, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya atau terbang dari negeri tetangga Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (khusus buat yang di timur dan barat laut seperti Tamiang Layang, Ampah, Muara Teweh atau Murung Raya dan paling dekat dari Kuala Kapuas dan sekitarnya). Idealnya perjalanan darat dari kota-kota tersebut tidak memakan waktu lebih dari 2 jam di dalam mobil, karena tubuh pun perlu rehat terhadap goncangan getaran harmonis pegas dari per mobil dan mesti berkoordinasi dengan daratan yang dipijak agar gaya normal dari berat badan tidak kurang keseimbangan elastisitasnya. Minum dan makan yang memadai serta pantas untuk menambah kekuatan dan vitalitas tubuh selama menempuh perjalanan panjang pun harus diperhitungkan sebab anda mencari kesegaran dan kebahagiaan bukan mencari masalah apalagi mencari penyakit dan menyebabkan gangguan kesehatan.

Photo by Pat Whelen on Pexels.com

JIkalau dari Palangka Raya saja, untuk tujuan Jakarta dan Surabaya dapat diselesaikan dengan penerbangan langsung (direct) dengan biaya kompetitif variatif dan adaptif terhadap musim pergerakan penduduk atau kepadatan perjalanan. Misal seperti bulan Mei Juni Juli yang erat dengan liburan harga-harga tiket pesawat mulai dari 1,2 juta hingga 1,4 juta tujuan Surabaya dan kadang 1,6 sampai 2 juta untuk tujuan Batavia. Jikalau anda menuju daerah yang penerbangannya tidak langsung seperti Semarang, Yogyakarta atau Denpasar bahkan Medan, Padang, juga Sulawesi hingga Maluku, Lombok bahkan Papua berarti siap-siap transit atau ganti pesawat hingga ganti penerbangan dan maskapai. Yang saya catat dan rekam untuk transit menuju Yogyakarta pulang pergi transit via Jakarta menuju Palangka Raya diperlukan biaya 2,2 juta sampai 2,5 juta (jikalau ada perubahan atau penurunan harga juga masih menyesuaikan faktor pergerakan massal tadi). Range budget seperti itu saya anggap masih relevan dan perlu dispare banyak anggaran agar anda tidak kehabisan ongkos di jalan. Pun hal serupa jika anda berangkat menuju Denpasar, Bali transit di Jakarta atau Juanda. Ongkos yang sama pun sebaiknya disiapkan dengan range harga 2 juta sampai 2,3 juta. Beda sedikit bahkan kadang tidak ada beda, bergantung dengan kebijakan maskapai juga kepadatan pergerakan massa pengguna moda penerbangan rute tersebut.

Photo by Jason Toevs on Pexels.com

Jika sudah tiba di tempat tujuan, anda perlu lagi mempersiapkan anggaran transportasi lokal dan sebaiknya menggunakan paket wisata khusus untuk wilayah Bali karena include dengan penginapan yang baik dan akomodatif mulai dari harga 3,5 juta untuk per keluarga atau dihitung per jiwa. Tergantung negosiasi dengan agen tur travelnya ya. Tidak mengikat tapi bisa dijadikan acuan perjalanan.

Photo by Pixabay on Pexels.com

Untuk daerah Jawa Tengah dan sekitarnya khusus untuk transport lokal seperti yang sudah saya uraikan di atas tadi, anda perlu menambahkan alokasi biaya untuk tiket masuk, tiket parkir, tiket makan, uang belanja dan tips untuk driver (jika berkenan dan ini sifatnya opsional bergantung kerelaan). Kami sudah melakukannya semenjak di Surabaya, Semarang dan Yogyakarta. Yang di Bali itu pengalaman kerabat kami yang sedang berlibur di sana di daerah Seminyak mengikut jejak Om Hotman Paris berdansa-dansa di antara bule dan cewek berpakai seksoi.

Photo by Mikhail Nilov on Pexels.com

Temukan perjalanan kalian dan jangan sampai tersesat di jalan. Ingat selalu pesan dari Tulus,

Lirik lagunya :

Perjalanan membawamu
Bertemu denganku
Ku bertemu kamu
Sepertimu yang kucari
Konon aku juga seperti yang kau cari

Kukira kita asam dan garam
Dan kita bertemu di belanga
Kisah yang ternyata tak seindah itu

Kukira kita akan bersama
Begitu banyak yang sama
Latarmu dan latarku

Kukira takkan ada kendala
Kukira inikan mudah
Kau aku jadi kita

Kasih sayangmu membekas
Redam kini sudah pijar istimewa
Entah apa maksud dunia
Tentang ujung cerita
Kita tak bersama

Semoga rindu ini menghilang
Konon katanya waktu sembuhkan
Akan adakah lagi yang sepertimu

Kukira kita akan bersama
Begitu banyak yang sama
Latarmu dan latarku
Kukira takkan ada kendala
Kukira inikan mudah
Kau aku jadi kita

Kau melanjutkan perjalananmu
Ku melanjutkan perjalananku
Uh uh uh

Kukira kita akan bersama
Begitu banyak yang sama
Latarmu dan latarku
Kukira takkan ada kendala
Kukira inikan mudah
Kau aku jadi kita
Kukira kita akan bersama

Hati-hati di jalan

Sumber: LyricFind

Lirik Hati‐Hati di Jalan © Massive Music Entertainment

Photo by Farhan Abas on Pexels.com

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.