SEANDAINYA ANDA TAHU HARI KEMATIANMU

Apa yang akan anda lakukan saat Anda mengetahui kematian anda? Umur Anda dibatasi karena jaminan suatu penyakit fatal yang kemungkinan untuk hidup saja tipis harapan.

Photo by RODNAE Productions on Pexels.com

Sore hari ini saat All Channel di Indihome dibuka, saya terharu setelah menonton film The Bucket List. Dibintangi oleh Morgan Freeman dan Jack Nicholson. Dua karakter yang bersisian dengan nama Carter Chambers, seorang mekanik dengan 3 anak dan seorang istri mantan perawat berpengalaman 45 tahun mengelola bengkel kendaraan dan Edward Cole, trilyuner, duda dan tidak pernah menetap pada satu cinta, suka cinta semalam dengan perempuan muda, penasehat bisnis Presiden Amerika Serikat yang selalu dilanda kesepian, ditemani asistennya Matthew yang selalu ia panggil Thomas sebab nama aslinya terlalu berbau alkitabiah.

Keduanya dipertemukan karena satu penyakit sejenis, kanker yang telah menyerang seluruh tubuhnya dan dipersatukan dalam kamar dengan dua bed. Inipun karena ide Edward Cole sebab ia pemilik 17 rumah sakit yang ada di kota itu dan di rumah sakit kanker inilah Edward merasakan kebijakan bisnisnya sendiri. Melewati perjalanan persahabatan yang unik, kedua pak tua ini kemudian bersepakat untuk menjalankan sisa hidupnya setelah masing-masing mendapat vonis umur tidak sampai setahun. Perjalanan yang mereka lalui antara lain terjun payung, mendaki Piramida, mendaki Mount Everest, balapan mobil Mustang di sirkuit Indiana, makan malam mewah di Italia, berjalan-jalan ke Afrika, Tanzania, Kongo, Aljazair, Hongkong dengan pesawat jet pribadi sampai akhirnya kembali ke Amerika Serikat lagi. Dari semula sebagai orang asing setelah tiga bulan keduanya menjadi sahabat karib dengan berbagai perubahan pada diri masing-masing.

Ada kebahagiaan yang harus dikejar saat kita hidup, dan hiduplah hari ini seolah-olah hari terakhir kita. Kurang lebih seperti itu pesan film ini. Di akhir kisah keduanya diperabukan dan dimakamkan di puncak gunung tertinggi di dunia oleh Tommy. Kutipan kalimat di atas juga persis sama diucapkan pada film Little House on the Praire episode ke-18 yang menceritakan persahabatan janda Ruth Landen dengan Jason Carter juga nama karakternya.

Buatlah hari ini seolah-olah adalah hari terakhirmu, jadi engkau akan melewatinya dengan sungguh-sungguh.

Sudahkah anda bersungguh-sungguh?

buat resensinya di blog anda masing-masing

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.