BUDAK CINTA

Pernahkah matamu buta?
Pernahkah hatimu galau?
Pernahkah perasaanmu tidak karuan?
Pernahkah kau gugup?
Pernahkah kau malu?
takut? ngga PD? serbasalah? Salah siapa …
Itu pertanyaan tak menentu, belum tentu juga karena perasaan terhadap seseorang terutama lawan jenis.

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Cinta pada lawan jenis pada satu spesies yakni Homo Sapiens, bukan Homo ke Homo atau mehong ke mehong, ada lagi istilahnya Maho ke Maho. Ya itu!

Straight Love … before that happen, tentu saja kalian mesti pedekate atau pendekatan atau taksir menaksir dalam ukuran terdekat, terjauh, terbesar, terkecil yang pelajaran ini tidak saya suka sejak SD karena gurunya galak.

Giliran saya galak aja, saya dipanggil Anjing. Salah anjing apa coba?

Budak Cinta terus menerus mengikatkan dirinya pada kewajiban yang semestinya biasa aja sih, antar jemput sudah mirip tukang ojol, menunggu di depan pagar, kadang dikencingin anjing tetangga atau digonggong kucing, kena hujan, panas terik, bau keringat, bau apek tapi demi cinta semua bau-bauan tersebut sirna oleh minyak harum cap Mehong Kaki Lima, demi cinta harus wangi karena cewek maunya wangi apalagi wangi uang 100 ribuan dan wangi uang 50 ribuan mereka sangat hafal baunya.

Photo by Alexander Mils on Pexels.com

Jika minyak Mehong Cap Kaki Lima tidak berbau uang dan isi dompet anda pun kahes kempes setipis-tipis tempe penyet sudah pastilah anda akan dihindari orang yang anda taksir. Kartu kredit atau kartu ATM, ingat brur itu pemberian orang tua bukan hasil kerja anda atau penghasilan anda.

Menjadi Budak Cinta ya harus kerja, jangan andalkan kekayaan orang tua apalagi kekayaan Mertua. Seperti sinetron tipi berlambang ikan terbang besi. Crazy yang ngga rich. eh Kemana para sultan-sultan yang biasa pamer kemewahan, kami para rakyat jelata mendambakan kalian pamer kekayaan. Biar petugas Ditjen Pajak segera bertindak.

Jadi budak cinta tidak enak, apalagi tidak punya pekerjaan tetap. Istri mengeluh hati merana, mau melawan tak tega atau tidak mau melawan karena cinta. Lagi lagi cinta.

Selamat diperbudak oleh cinta.

Photo by Wendy Wei on Pexels.com



Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.