DR Squad

Bukan sekelompok dengan Squid words apalagi squid game. Ini adalah komplek yang menampung asa dan rasa para penghuni yang berstatus hobi nyanyi dan tidak takut fales. Karena Fals saja membuat Kang Iwan terkenal sebagai Iwan Fals.

Dapur Rekaman Squad dengan misi Bernyanyi untuk kebahagiaan diri sembari mengekpresikan rasa menjadi kata dan nada.

Grup ini berdiri sejak nopember 2020 dan saya baru bergabung menjelang tahun 2021 berakhir kalo tidak salah setelah agustusan. Kasi sampel suara dan yutub lalu diminta memasang aplikasi Wesig dan setaralah menjadi anggota grup karaokean ini.

Sebutan kami untuk seorang leader grup ini adalah ibu Kos. Karena jika dipanggil Mami akan berasa berbeda khan? Sehingga sebagai anak-anak Kos yang hobinya ngebanyol, suka bolos, kadang pulang larut malam dan tidak pamit-pamit pun tersebar di seluruh penjuru Indonesia ke mancanegara membuat Ibu Kos kami ini harus sering-sering menengok penyewa-penyewa kamar kamar DR dalam istilah lain silaturahmi sambil mitap.

ini ibu kos kami, eh …… salah ya?

Sosok yang keibuan dengan senyum hangat nan mistis bisa membawa dampak berbisah kepada para penghuni kos DR. Kemisteriusan seperti inilah yang menjadikan kami para penghuni DR berlomba-lomba mencari perhatian ibu Kos tercinta dan kesayangan yang dihitung-hitung dalam setahun bisa 8 x keliling dunia cuma nengokin kami kami aja.

Sorry foto di sebelah ini adalah sampel Ibu Kos masa depan yang religius dan moderatos nan keibuan dan penuh pengharapan serta rajin memberi sarapan bergizi dengan minuman sehat sederhana.

Inilah Ibu Kos Kami,

Gambar di kanan inilah ibu Kos yang sesungguh, cetar, kyut dan membahana sentosa se-Nusantara. Kira-kira Daihatsu takkan pernah berubah menjadi Diahasut jika Belio terus menatap sedemikian rupa dan menambah kehangatan di dada setiap insan yang menatap matanya.

Juara bertahan dari segala terpaan dan godaan, membawa semangat dan kesentosaan pada pertemanan yang sejatinya terbangun secara virtual dalam kos-kosan DR. Episode penutup tahun ini secara berseri kami persembahkan perjalanan ibu Kos cantik tersayang ini ke Indonesia Timur. Berbekal mega pixel dan jutaan frame VN serta tiktok rahasia, bukan tak mungkin bahwa kehadiran setiap member DR sekalipun hanya lewat WA tapi berasa dekat di mana mana. Jauh di Mata dekat di hati, ujar RAN.

Sebagaimana pepatah-patah kalimat dari kapten kami, Dano Stone yang menjadi inspirasi kelanjutan cerita berseri yang ada baiknya cukup saya tampilkan imajinya saja dibanding membaca tekstual yang tidak komprehensif ini. Awalnya hasil tulisan saya sebelumnya di https://fisikarudy.id/2021/12/15/hari-hari-merayakan/

Kapten DR Squad, Dano Stone

Aaaah aku suka sekali Bapak Guru Fisika ini menulis populer begini, kemudian ditambahi foto² para sahabat.
Mata langsung tertuju kpd para princess yg menyegarkan mata, yg bisa beli suami tiga dgn hanya ceban.
Mega data membuktikan bahwa insan sejagat lebih senang liat gambar dari pada membaca isi. Inilah penyebab dunia menuju perilaku instant bersandiwara diatas pixel jpg dan pixel vcn.

Mungkin tulisan populer singkat yg mengkompres pesan penuh makna ala Bapak Guru Fisika ini setidaknya bisa jadi gaya alternatif kita berkisah dgn foto dan tulisan. Aku suka… aku suka…. ❤️💐

Angkat tema2 persahabatan tanpa sekat macam itu. Perkuat maknanya, beri persahabatan itu roh kasih sayang maka insan sedunia menjadi saudara kita.

Persahabatan itu ibarat pipis di celana; setiap orang mungkin bisa melihatnya namun hanya kamu yang merasakan kehangatannya by (Dano Stone).

Bukankah demikian kehangatan itu,

Saksikan kunjungan ke anak kos paling timur Indonesia :

Kita adalah rasa yang tepat di waktu yang salah

Cocoklogi