8-17 Desember 2021

Tampilan e-ujian.com/smadapalangkaraya

Besok dimulai penilaian akhir semester tahun pelajaran 2021/2022 di SMAN 2 Palangka Raya, mengandalkan teknologi paperless dan kehadiran siswa secara terbatas tahun 2021 ini diakhiri tanpa kesibukan yang sangat membosankan yakni menggandakan soal.

Sebagaimana tahun-tahun lalu, perbedaannya pada kehadiran sejumlah siswa yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pagi dan sesi siang dalam menyelesaikan evaluasi akhir semester di ruang-ruang ujian yang telah disiapkan selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada seluruh warga sekolah.

Jika dulu bertahun-tahun sebelumnya e-ujian hanya digunakan untuk ujian akhir sekolah kelas XII, kini dari jenjang kelas X hingga kelas XII menggunakannya semua. Didukung tim TIK yang handal sejak bertahun-tahun dari Pa John Ari Sandy, Erwanto, Ria Mega Tania, Suluh, dibantu Hanna Kali Wahyumi, Rini Sundari, Marsaulina Demiaty, Yosa Tristiamie, Anton, dan rekan-rekan lain. Terasa bahwa SMAN 2 Palangka Raya memasuki era digitalisasi dalam evaluasi tahap akhir. Penggandaan soal tidak lagi rumit dengan berkotak-kotak kertas fotokopi dan distaples oleh berpuluh anggota penggandaan yang mesti lembur lebih dari dua mingguan.

Jadi jikalau ada sekolah yang masih menggandakan di tingkat Kota Palangka Raya besar kemungkinan itu adalah sekolah yang masih berada di wilayah remote atau daerah pinggir kota yang masih belum tersentuh dengan internet.

Padahal jika bekerja dengan pihak Balai Teknologi dan Komunikasi Informasi Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (BTKIP) Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang kini dipimpin oleh rekan kami ibu Hana Pertiwi, M.Pd, masalah ketiadaan internet bukan kendala yang berarti jika kepala-kepala sekolah rela menyisihkan dana BOS tahun 2020-2021 atau bertahun-tahun sebelumnya untuk berbelanja ke aset tetap Router, akses poin atau komputer-komputer yang dapat dijadikan server sebagai intranet untuk menyediakan akses ujian digital ini. Sebab sekolah kami pernah melakukannya untuk 36 ruang serentak Mengandalkan 5 komputer server yang dibagi-bagi per ruang proktor. Darimana semua kemampuan tersebut, jelaslah rekan-rekan kami mendapat dukungan pelatihan dan bantuan teknis dari BTKIP Kalimantan Tengah sejak pimpinan Drs. Elvirandi Lombah sampai sekarang.

Jadi memudahkan pekerjaan guru dan pekerjaan siswa daripada pengganda yang buram dan tidak jelas serta soal-soal tes yang dapat diacak dengan pilihan jawaban yang lebih berintegritas gunakan Digitalisasi Ujian.

Jangan sampai ketinggalan zaman karena sebentar lagi era Revolusi 4.0 akan beralih ke era Revolusi 5.0, roket jaga sudah kembali ke titik peluncuran semula dengan kehadiran Roket X, mobil saja sudah nir-supir untuk dikendarai seperti Tesla dan Google Car, bagaimana dengan Bangsa Indonesia yang akan tinggal landas menuju tahun 2045 walaupun itu masih sekitar 24 tahun lagi.