AFIF SATRIA PENYINTAS ULANG COVID19

*Testimoni Singkat Penyintas Ulang Covid-19*
(Arif Satria)

Kiriman WA di Jekan Gospeling Oleh Veronica Taradifa, SPd Guru BK SMAN 2 Palangka Raya – Penyintas Covid19 Kalimantan Tengah

1. Covid-19 ini bukan mitos, tapi benar adanya. Saya merasakan terkena Covid-19 dua kali, meski sudah vaksin 2 kali. Hasil genome sequencing, virus sy kali ini tergolong varian Delta. Jadi bagi penyintas yg sdh pernah terkena Covid-19 dan sudah vaksin, *jangan lengah*.  Tetap waspada dengan varian baru, termasuk delta. Sekali lagi, karena
*Varian Delta bisa escape dari antibodi pasca vaksinasi atau penyintas*.

2. Saya melakukan swab antigen dan swab PCR pada waktu bersamaan. Hasil swab antigen negatif, dan 5 jam kemudian hasil PCR keluar dan ternyata positif. *Hasil Swab antigen negatif tdk berarti bebas Covid-19*, krn swab antigen mungkin tidak mampu deteksi varian delta khususnya saat jumlah virus blm terlalu banyak. Bahkan, ada ahli yg menyebut bahwa varian Delta kadang juga tidak terdeteksi oleh PCR.

3. Varian delta memiliki *daya tular lebih cepat* dan saya merasakan *gejala lebih cepat dan lebih berat*: hilang penciuman, sakit tenggorokan, batuk, sakit kepala, dan demam.

4. Saya dirawat di RS BMC di Bogor 10 hari dengan kondisi saturasi stabil 94-99. Sy merasakan paparan varian delta ini lebih berat dari pada paparan Covid-19 tahun lalu. Namun suntikan semangat dari para dokter, keluarga, dan sahabat membuat sy lebih bersemangat untuk sembuh. *Semangat adalah kata kunci*.

5. Namun sy tetap ingat Ibnu Sina yg mengatakan bahwa *ketenangan adalah separoh obat*, dan kepanikan adalah separoh penyakit.  Sumber ketenangan utama adalah mengingat Allah Swt. Membangun prasangka positif atas musibah ini adalah bagian dari cara menemukan ketenangan tsb. Kekuatan mindset akan makin membantu percepatan penyembuhan.

6. Semoga kita semua sehat walafiat selalu dan terus semangat menjaga kesehatan kita bersama. Jaga stamina, tingkatkan imun kita, dan terus berdoa.

Terima kasih.

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.