Cerita Rabu 7 Juli 2021

Pagi pagi ku ditelpon Bu Hj Nunung, katanya menggunakan waktu luang untuk membuat rapat zoom menjadi lebih meriah. Kujawab siap aja jam 7 pagi itu, ternyata aku baru bisa berangkat setengah jam kemudian.

Pas di ruang rapat khas Smada, berpintu kaca ternyata ibu Sekretaris dengan wakilnya sudah berdiskusi tentang kegiatan mengawali tahun pelajaran 2021/2022 yang sebentar lagi memasuki tahap pertama yakni sosialisasi PTM kepada para orang tua peserta didik (kalo jadi dan seijin Tim Satgas Covid19 Kecamatan Pahandut atau Kota Palangka Raya atau BPBD Provinsi Kalimantan Tengah.

Setengah jam hampir dimulai, datang Hary Septonadi membawa kamera video dukungannya untuk memperlancar rapat zoom. Aku kira sekolah kami sudah punya kamera, eh ternyata masih belum ada. Kutanya pula bagaimana mixer suara apakah siap, jawaban yang sama pun masih bergantung dengan tanda tanya. Artinya kesemua peralatan dimaksud untuk mendukung kegiatan rapat daring tersebut masih meminjam peralatan instansi lain.

Mau dikata apa, tahun pelajaran sudah berganti tapi belum ada kesiapan ke arah sana, ya itulah yang harus dibenahi di awal ini.

Jadi pokoknya, kamera mesti siap walau hanya merekam dan streaming-nya pake thetering hape saya yang Mereke China.. lalu jika ada adalah camcoder dan mixer Ashley speed up 4x sudah cukup untuk menampilkan rapat interaktif yang elegan digabung dengan speaker yang flat dan cukup jernih.

Mungkin itu dulu buat penampilan sekolah yang katanya di luar sana wow. Dukungan siap saja dialirkan dan dikerjakan, imbalan atau pamrih nantilah jika hasilnya sepadan, bagi saya tidak masalah. Yang penting keliahatanlah kemajuan yang berarti bukan hanya teori demi teori.

Hal yang faktual utama dan bisa diliat diperiksa diukur menjadi acuan nyata. Ternyata Kota Palangka Raya pada informasi terkini di sore hari harus mengikuti pengetatan wilayah sesuai instruksi Gubernur Kalimantan Tengah.

Nah hal ini berarti sekolah harus online dan tidak melayani tatap muka. Bagaimana dengan persiapan simulasinya, kita masih menunggu kelanjutan hari Kamis dan Jumat besok. Salah salah bisa dianggap menentang instruksi pimpinan, ya kita sebagai pegawai cari yang terbaik dan karir tidak terancam.

Itulah ramenya hari Rabu, rapat dua kali dan jeda makan siang masing masing secara berjauhan serta diakhiri rapat tim satgas sekolah pada pukul 13.38 wib. Sejam berikutnya saya sudah ada di perjalanan menuju rumah dan siap siap melakukan meeting lagi bersama Noval dan Gretha di Google Meet sebagai persiapan fisika kelas 12.

Bagaimana cerita hari Rabu Mu? Semoga Seru ya …

Syaloom

Q