LAPOR DIRI DAN DAFTAR ULANG PPDB 2021

Photo by Max Fischer on Pexels.com

Mestinya sekolah-sekolah besar yang ada di Palangka Raya ini belajar dari prosesi daftar ulang PPDB Penerimaan Peserta Didik Baru di tahun 2020 kemarin, tidak ada yang ribut-ribut walau awal awal pandemi tersebut masih banyak kerumunan dan ternyata tidak menimbulkan cluster penyebaran covid19 di awal tahun pelajaran 2020/2021. Orang tua dikenalkan dengan sistem baru yakni melapor secara daring, baru di tahun pelajaran 2021/2022 – tetapi rupanya beberapa kepala sekolah yang saya ketahui masih berpikir cara lama masih berprasangka bahwa proses pendaftaran ulang ini dengan orang tua atau wali siswa yang datang ke sekolah atau dengan kata lain pendaftaran manual secara offline.

Sementara di SMAN 2 Palangka Raya memang benar-benar melaksanakan pendaftaran ulang ini secara online murni dan konsekuen, sehingga tidak terlalu banyak orang tua yang berjubel dan datang ke sekolah bertanya ini dan itu. Semuanya mengikuti aturan yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui MENU LAPOR DIRI yang disiapkan pada website PPDB Kalimantan Tengah yakni di http://kalteng.siap-ppdb.com

Saya mengamati rekan-rekan saya yang bertugas sebagai operator pada bagian Daftar Ulang ini tidak serepot petugas operator saat PPDB tahap 1 atau pendaftaran menjelang seleksi dari tanggal 28 Juni – 2 Juli 2021 – tidak banyak kendala kecuali kendala teknis misalnya gangguan server saat operator memverifikasi calon siswa. Itupun kebanyakan kendala didapat pada dokumen unggahan seperti SKL, rapot kelas 9 semester 5 dan 6 serta dokumen yang diperlukan lainnya dengan resolusi yang sangat besar (lebih besar dari 1 MB) atau resolusinya sangat kecil (sehingga gambarnya kabur dan blur), sebaiknya untuk pengalaman tahun depan disebutkan resolusi scan dokumen adalah 300 dpi (sudah bisa disetting di scanner) atau menggunakan cam scanner dari aplikasi android, juga ada vFlat scanner dan berbagai aplikasi scanner gratis di playstore yang membuat dokumen jpg atau pdf-nya disetting tidak lebih dari 1 MB.

Pada saat saya mencoba mencari Menu Lapor itu ternyata baru Ada jika Anda memilih tipe pendaftaran SMA atau SMK yang anda lakukan, tapi pilihan pertama yakni SMA Zonasi saja, nanti anda akan diarahkan ke laman yang terdapat tulisan LAPOR di bagian POJOK KANAN ATAS
Nah seperti ini menu Lapor Diri, persis seperti proses mendaftar pertama bagi para calon peserta didik

Silakan menuju Laman ini https://kalteng.siap-ppdb.com/#/030101/lapor/siswa

Pengenalan pada suatu hal yang baru memerlukan proses apalagi perlu simulasi, di sinilah belum ada saya perhatikan video simulasi PPDB menggunakan situs siap-ppdb.com ini, semoga di tahun mendatang ada video tutorial sehingga video ini yang dapat diikuti oleh calon siswa, orang tua atau wali saat melakukan pendaftaran.

Silakan menuju Laman ini https://kalteng.siap-ppdb.com/#/030101/lapor/siswa

Jika dibandingkan dengan pengalaman yang sama dengan anak-anak saya yang sejak tahun 2017 mendaftar di Perguruan Tinggi Yogyakarta juga pada tahun 2021 kemarin ini, keduanya mendaftar secara online dengan mengunggah berkas-berkas yang diperlukan juga secara online. Kartu Keluarga, Raport Kelas XII semester 5 dan 6 bahkan ada yang meminta raport dari kelas X hingga kelas XII semester 5, pasfoto, bukti keterangan lulus atau sudah mengikuti ujian sekolah, surat keterangan kesehatan dari dokter atau puskesmas, sudah sejak tahun 2017 dilakukan secara daring.

Mengapa tidak bermasalah bagi kami? bagi anak-anak saya, karena sebelum mengerjakan itu, manual petunjuk pendaftaran dibaca benar-benar dengan RUNUT DAN TERATUR, tidak langsung main hajar sama seperti kita membeli handphone baru tidak perlu membaca buku manual pemakaiannya. Saya beli mobil saja masih harus sering-sering membaca buku manual agar saya tidak salah mengoperasikan mobil-mobil yang saya pakai sehingga tidak menimbulkan kemacetan dan gangguan saat saya berkendara, juga sering-sering diperiksa dan dirawat sebagaimana anjuran buku manual tersebut.

Jadi, gangguan saat Lapor Diri atau Pendaftaran Ulang ini karena tidak ada manual book atau petunjuk manual pada situs dimaksud. Jika pun ada penjelasannya masih sangat normatif dan pengguna masih menebak-nebak keinginannya. Ditambah saat PPDB pertama kemarin tidak disebutkan menggunakan pilihan SMA Zonasi/SMK Akademik malah kebanyakan casis dan orang tua casis memilih SMA/SMK terdekat juga menimbulkan banyak kebingungan sehingga banyak yang ditolak dan baru ada penjelasan di hari kedua. Ditambah lagi dengan sistem penerbitan surat bukti pendaftaran sebelum peserta itu benar-benar diverifikasi oleh Operator Sekolah, jadinya menimbulkan kerancuan di kalangan masyarakat bahwa casis ini sudah PASTI DITERIMA OLEH SMA YANG BERSANGKUTAN padahal masih belum DIVERIFIKASI kemudian masuk dalam DAFTAR SELEKSI yang SELALU BERUBAH DINAMIS sesuai dengan BANYAKNYA CALON SISWA PENDAFTAR LAINNYA yang JARAK RUMAH LEBIH DEKAT KE SEKOLAH dan lebih AFIRMATIF (KELUARGA TIDAK MAMPU) dibanding calon siswa lainnya.

Silakan menuju Laman ini https://kalteng.siap-ppdb.com/#/030101/lapor/siswa

Hendaknya ini pun menjadi catatan dalam MKKS atau musyawarah sejenisnya pada saat melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru yang nantinya akan menjadi moda dan tren di masa-masa mendatang di Kalimantan Tengah ini, terutama kemajuan pendidikan di Kota Palangka Raya.

Silakan menuju Laman ini https://kalteng.siap-ppdb.com/#/030101/lapor/siswa

Catatan saya lainnya adalah pendaftaran ulang yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah dengan harus mengisi berbagai formuir dan mengunggah berbagai persyaratan yang diminta secara KALAP untuk segera dikirimkan oleh Siswa yang lolos seleksi, itu juga MEMBERATKAN orang tua – apa alasannya?

Tidak semua orang tua dan wali siswa itu MELEK TEKNOLOGI INFORMASI, jadi untuk itu sebagaimana pengalaman anak-anak saya tahun 2017 dan tahun 2021 – ISIAN FORMULIR DAFTAR ULANG dibuat SESEDERHANA MUNGKIN – misalnya :
1. Isian Biodata Siswa Baru sebagaimana Klapper Tata Usaha 8133 atau sesuai permintaan isian awal DAPODIK
2. Kelengkapan berkas bisa dilihat lagi dari unggahan Siswa pada laman PPDB SMA tujuan, mudah-mudahan laman itu masih dibuka dan tidak dikunci super administrator situs Kalteng siap ppdb tadi
3. Unggahan berkas siswa baru sesimpel yang ada, misalnya cukup Akta Kelahiran siswa baru, Kartu Keluarga, cukup Surat Domisili tempat tinggal, surat keterangan kesehatan, rapot kelas 8 dan 9 (bahan untuk menilai dan memasukkan peminatannya) – saya rasa cukup itu kan, sebab yang diutamakan adalah siswa baru ini didata dan diregistrasi Nomor Induk Siswa-nya saja sehingga memudahkan petugas dapodik untuk menginputnya.
4. Mudah-mudahan situs Kalteng siap ppdb nanti menggandeng dukcapil atau Kementerian Dalam Negeri sehingga begitu NIK siswa diinput maka kartu keluarganya bisa ditarik atau bisa dicek di server Kementerian Dalam Negeri.
5. Terobosan baru dalam melakukan daftar ulang bisa dicoba dengan mengirimkan berkas secara Drive Tru, disediakan tempat yang mana kendaraan orang tua baik roda dua tau roda empat di halaman sekolah yang luas bisa bergantian mengantarkan berkas-berkas offline tadi dalam bentuk fotokopi sebagai kelengkapan syarat pengisian formulir online jika pengisian formulir tersebut tidak meminta unggahan berkas – sehingga google form dengan akun biasa dan bukan akun google suite seperti belajar.id dapat menampung isian kuesioner dan formulir tanpa dibebani gambar dan bobot dokumen unggahan yang besar-besar.
6. Memang sebaiknya, petugas operator yang bekerja pada PPDB tahap 1 jangan diganti dengan petugas operator lainnya karena akan sulit lagi mengajar dan melatih operator baru, kecuali memang disiapkan masa pelatihan jauh jauh hari sebelum pelaksanaan PPDB ini.

Silakan menuju Laman ini https://kalteng.siap-ppdb.com/#/030101/lapor/siswa

Photo by Pixabay on Pexels.com

Semoga pelaksanaan Lapor Diri dan Pendaftaran Ulang Siswa Baru tahun 2021/2022 tidak lagi menimbulkan ketegangan dan kebingungan pada orang tua siswa dan wali siswa serta siswa baru yang mengurus dirinya sendiri menjadi warga SMA yang baru, terutama di Kota Palangka Raya.

Silakan menuju Laman ini https://kalteng.siap-ppdb.com/#/030101/lapor/siswa