Muhammad Ilham Al Rasyid

Salam untuk pak Rudy, semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan untuk bapak dimana pun bapak berada. Dimana pun bapak membaca ini saya harap bapak dapat mengerti apa yang ingin saya sampaikan kepada bapak. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan penggambaran saya tentang pak Rudy, meskipun penggambaran ini hanya saya dapatkan melalui sistem daring yaitu zoom dan platform online lainnya. Pada masa awal-awal kenaikan kelas 11 ada desas-desus tentang bapak adalah guru killer.
Saya awalnya sedikit merasa takut kalau mungkin bapak adalah guru seperti desas-desus yang beredar. Namun, ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Pada saat pertemuan pertama mata pelajaran fisika jujur impresi saya kepada bapak adalah guru yang mungkin sedikit killer tetapi juga selow. Pada pertemuan-pertemuan berikutnya menurut saya, bapak adalah guru yang mengutamakan kedisiplinan dan juga tepat waktu. Cara mengajar bapak juga tampak berbeda dengan guru-guru lain. Dimana bapak menyediakan video pembelajaran fisika di youtube dengan bapak sendiri yang menjelaskan tentang materi-materi yang akan dipelajari nantinya. Dan juga bapak menyediakan website sendiri agar para murid bisa membaca lagi pelajaran yang kurang dipahami dan juga bapak memberikan sebuah website yang membuat kita dapat mengukur tanpa menggunakan alat secara langsung. Dan juga yang membuat saya kagum dengan bapak adalah soal-soal yang bapak berikan setiap ulangan setelah tiap bab selesai, ada sekitar tujuh puluh lima hingga sembilan puluh persen soal yang jawabannya tidak ada di google dan kadang-kadang ini membuat saya frustrasi saat mengerjakan soal-soal tersebut dikarenakan waktu yang diberikan kadang-kadang tidak cukup untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Tetapi, kadang-kadang ada beberapa hal yang membuat saya kesulitan dalam belajar dengan bapak seperti absen yang cukup ribet, kata-kata di google classroom kadang-kadang sulit dimengerti, sampai mengerjakan tugas harus terstruktur seperti apa yang diperintahkan di google classroom. Belajar dengan bapak Rudy memang ada susahnya tetapi ada juga senangnya.
Susahnya sudah disebutkan diatas dimana hal-hal tersebut adalah absen yang cukup ribet dimana siswa harus mengaktifkan gps untuk mengetahui lokasi siswa yang ingin mengisi daftar hadir, kata-kata di google classroom kadang-kadang sulit dimengerti, sampai mengerjakan tugas harus terstruktur seperti apa yang diperintahkan di google classroom. Senangnya adalah saat dimana saya dan teman-teman kelas sedang belajar daring bersama bapak, banyak canda tawa yang terjadi saat meeting tersebut untuk mencairkan suasana yang ada saat sedang belajar.
Belajar dibawah bimbingan bapak Rudy mengajarkan saya untuk selalu tepat waktu dalam mengerjakan sesuatu dan tidak menunda-nunda waktu yang diberikan untuk mengerjakan sesuatu tersebut. Sekian dari saya, maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan di hati, ini adalah penggambaran saya mengenai bapak. Terima kasih