Sudah Jam 10.00

Photo by Brett Jordan on Pexels.com

Hari Selasa, 23 Februari 2021 – saya teringat kejadian dua puluh tahun lalu masih di Sampit. Suasana mencekam karena kerusuhan dengan etnis tertentu dan ini masih tidak bisa hilang dari benak saya, menyisakan trauma juga ada dan ketidakpercayaan kepada aparat keamanan yang mestinya menjadi penolong saat itu. Tapi dalam segala upaya, jalan keluar selalu ada hingga kami pada tanggal 27 Februari 2001 dapat meninggalkan kota Sampit yang porak poranda dengan menumpang Suzuki Katana berisi 4 keluarga di dalamnya dengan empat anak kecil dan tentunya sekarang anak-anak itu sudah dewasa bahkan sudah menikah. Pa Suaidin, Pa Deli, Pa Muryanta, beserta kami bertiga saat anak saya yang sulung masih berusia 3 tahun.

Jam 10.00 ini mengingatkan pada tugas-tugas penantian dan harapan diselamatkan, tapi itu semu jika tidak berusaha sendiri. Sama seperti kalian yang jika tidak menyelamatkan diri dengan mengerjakan tugas dibantu melalui video tayangan pipa organa tertutup yang sudah saya bagikan, sama saja rasanya tidak ada kepercayaan lagi kepada aparat.

Maka tontonlah tayangan tersebut berulang-ulang, paling tidak 5 kali diulang agar anda dapat tuntas, sebab anda tidak dapat mengerjakan soal sambil menonton video youtube tersebut.

Tayangannya :