Hari Burung

Photo by Erik Mclean on Pexels.com

Selamat Bird Day, begitu biasanya kawan-kawan di grup sosial media menyebutkan bagi seseorang yang merayakan kehadirannya di muka bumi. Maunya mengatur tanggal kehadiran, tapi itu hanya orang tua yang berkemampuan dan cerdasnya minta ampyun. Tapi tidak semua orang begitu. Termasuk kami dulu tahun 1998, menikah tahun 1997 dan ternyata punya anak pertama setahun kemudian. Semuanya sah sah saja, tapi istri saya sampai 3x harus dioperasi caesar demi mengeluarkan burung-burung ini.

Yang pertama lumayan mahal, saya harus berhutang 7 juta kepada ayah saya dan saya belum dapat jabatan yang tetap masih sebagai guru honorer di salah satu SMA di Kota ini dengan insentif 150 ribu per bulan, jauh dari cukup yang waktu itu mencapai 500-600 ribu sebulan. Alhasil saya harus memberi les tambahan per anak mulai tahun 1997 sebesar 10 ribu per bulan per siswanya, lumayan menolong karena akhirnya ambang setengah juta tadi terlewati. Begitu terus sampai 2013 anak kedua saya lahir masih bisa melewatinya melalui memberi pelajaran tambahan. Tapi hari berganti hari hingga tahun 2016 saya resmi tidak memberi pelajaran tambahan privat lagi sebab animo dan presentase yang ingin mendapat pelajaran tambahan tidak segarang pelajaran matematika, entah mengapa ngapain saya mikir itu lagi. Apalagi sejak tahun 2009 kami sudah mendapat tunjangan profesi yang dirasa cukuplah untuk hidup tapi tidak cukup untuk menyekolahkan anak-anak ke perguruan tinggi.

Anak-anak saya enggan melanjutkan ke perguruan tinggi negeri dengan alasan persaingan dan berbagai alasan mereka yang mungkin mencari alibi demi bisa mencari wawasan yang berbeda, yang penting ke Jawa.

Biaya, investasi, tabungan, biasanya silih berganti menjadi masalah masa depan. Ditambah hobi yang mahal-mahal juga wah jadi berabe jika dibiarkan dan tidak diamputasi masalah finansial ini.

Photo by Pixabay on Pexels.com

bagian dari percobaan mengikuti 1 million followers in 1 month

Satu hal yang perlu kita syukuri adalah dengan menyerahkan atau tepatnya berserah kepada Tuhan segala perkara yang ada dalam hidup kita. Sebagaimana ada tertulis dalam Filipi 4:13 Segala Perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Philippians 4:13 I Can Do All Things Through Christ Who Strengthens Me: Cross Notebook Journal (8.5 x 11): (Large Composition Notebook) Paperback – September 2, 2016. This cross notebook features the Bible verse “I Can Do All Things Through Christ Who Strengthens Me” (Philippians 4:13) on the cover. sumber : https://www.amazon.com/Philippians-Through-Strengthens-Notebook-Composition/dp/1537440977#:~:text=OK-,Philippians%204%3A13%20I%20Can%20Do%20All%20Things%20Through%20Christ,)%20Paperback%20%E2%80%93%20September%202%2C%202016&text=This%20cross%20notebook%20features%20the,%3A13)%20on%20the%20cover.

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.