RELOAD

Teriakan yang diucapkan saat salah satu anggota tim pemburu sudah kehabisan peluru dan minta tambahan. Mungkin juga saat ini sedang berlaku bagi anda yang amunisinya sudah menipis untuk mengikuti kegiatan pembelajaran daring. Pelajaran itu tidak lagi menantang seperti dulu, mungkin bagi sebagian kecil masih memberikan peluang. Tapi bagi masarakat kebanyakan, hal daring sudah menjadi alergi. Kita rindu untuk berkumpul dan kembali seperti dulu lagi. Apalagi segala sesuatu serba indah. Tenang sodara-sodara.

Berdasarkan pantauan petugas covid-19 yang setiap sore menyebarkan statistik pasien yang terkonfirmasi dan sudah sembuh. Angka kesembuhan pasien sudah semakin meningkat dan di Palangka Raya saja tingkat kesembuhan sudah bertambah dan pasien terkonfirmasi juga semakin sedikit apalagi yang tidak terlihat mengalami gejala atau OTG.

RSUD Palangka Raya sudah mulai reda dari serbuan pasien-pasien positif, artinya tingkat kekuatan masyarakat sudah terbentuk. Bakalan tercapai Herd Immunity, walau mungkin sebutan saya ini mendahului pengumuman resmi pemerintah dan kita mulai melonggarkan pengetatan pengumpulan massa dan perkumpulan sosial. Bukan begitu!

Maksudnya kita tetap saja waspada dan menjaga diri mematuhi protokol kesehatan sekalipun berada di tengah orang banyak atau pertemuan yang tidak dapat kita hindari, seperti menghadiri kematian kerabat dekat atau keluarga. Hal yang sangat tabu kalo bagi kami tidak hadir di pemakaman dan kebaktian-kebaktian asalkan keluarga dan almarhum benar tidak terkonfirmasi positif covid-19. Itu salah satu indikator jelas bahwa kita perlu reload.

Namun jika memang kerabat kita ini meninggal dunia karena covid-19, suka tak suka kita harus mengikuti protokol yang berlaku dan hanya bisa memandang dari kejauhan saja saat peti matinya diturunkan ke dalam liang lahat.

Reload sangat kita perlukan, untuk refreshing penyegaran dan juga mengumpan semangat baru dalam hidup kita.

Jangan berhutang untuk hal yang konsumtif pun adalah reload terbesar dalam rencana menghadapi masa depan, kalo kredit yang sifatnya produktif? menurut saya sah-sah saja asal bisa dibayar tepat waktu dan tidak menundanya.

Karena itu reload berhutang demi hal yang produktif wajar, tapi reload berhutang demi hal yang konsumtif dan tidak berfaedah, hindari saja karena uang tidak berkeluarga apalagi bersahabat. Uang adalah monster yang harus kita kendalikan.

Uang adalah Mamon.

Terima kasih sudah membaca kisah yang tidak berfaedah ini.

RELOAD

Photo by Harrison Haines on Pexels.com