Update Topic : GELOMBANG DAWAI

Untuk pekan ke-2 Februari, topik presensi Gelombang Dawai, semoga anda membaca pembaharuan topik ini dengan seksam walaupun tidak dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Dawai adalah sebutan lain dari tali, string, kawat, bukan G-string atau kawat nada dasar G. Lain itu. Material yang paling sering dilibatkan dalam persoalan-persoalan fisika.
Macam-macam string atau kawat yang ada :

Benang atau lawai (sumber : https://cdn.newsapi.com.au/image/v1/8acfa8ab6a1a88f45941dbc5d3525d4d)

Sumber : https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/musik/aksesoris-gitar/oni55h-jual-senar-gitar-holner-no-1
https://physicsworld.com/wp-content/uploads/2017/10/PWApr16REV-string-half.jpg

Percobaan string atau kawat yang dilakukan oleh https://en.wikipedia.org/wiki/Melde%27s_experiment – Percobaan Melde

Aparatus atau susunan alatnya seperti di atas

Melde’s experiment is a scientific experiment carried out in 1859 by the German physicist Franz Melde on the standing waves produced in a tense cable originally set oscillating by a tuning fork, later improved with connection to an electric vibrator. This experiment, “a lecture-room standby”,[1] attempted to demonstrate that mechanical waves undergo interference phenomena. In the experiment, mechanical waves traveled in opposite directions form immobile points, called nodes. These waves were called standing waves by Melde since the position of the nodes and loops (points where the cord vibrated) stayed static.

Eksperimen Melde adalah eksperimen ilmiah yang dilakukan pada tahun 1859 oleh fisikawan Jerman Franz Melde pada gelombang berdiri yang dihasilkan dalam kabel tegang yang awalnya diatur berosilasi oleh garpu tala, kemudian ditingkatkan dengan koneksi ke vibrator listrik. Eksperimen ini, “ruang kuliah standby”, [1] mencoba untuk menunjukkan bahwa gelombang mekanis mengalami fenomena interferensi. Dalam percobaan tersebut, gelombang mekanis bergerak dalam arah yang berlawanan membentuk titik-titik yang tidak bergerak, yang disebut node. Gelombang ini disebut gelombang berdiri oleh Melde karena posisi node dan loop (titik di mana kabel bergetar) tetap statis. Node = simpul, loop = perut.


Dikenal dengan fungsi umum gelombang stasioner Ujung Tetap (bagian atas) dan gelombang stasioner ujung bebas (bagian bawah)

https://phet.colorado.edu/en/simulation/wave-on-a-string

Menentukan kecepatan rambat gelombang pada dawai dengan percobaan Melde.


Ada juga bentuk lain dari percobaan gelombang
https://phet.colorado.edu/en/simulation/waves-intro

Silakan anda membuat alur percobaan sendiri dan mengasumsikannya untuk mendapatkan cara menghitung panjang gelombang, kecepatan merambat gelombang dan lain-lainnya

Masih terkait dengan gelombang mekanik dan gelombang berjalan.

Penjelasan untuk materi selanjutnya dari Gelombang stasioner akan disampaikan besok teapt pukul 06.00 di laman blog ini dengan judul : https://fisikarudy.id/?p=12715 => jangan lupa disalin agar tidak lupa sebab soal remedialnya berubah menjadi Versi terbaru.

Bapack Jadul

Photo by Rene Asmussen on Pexels.com

6 comments

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.