Gelombang Stasioner Ver 2.0a

Setelah terbentuk gelombang berdiri yang menimbulkan interferensi antara gelombang datang dengan gelombang pantul sebagaimana percobaan Melde.

Terbentuk pola-pola simpul dan perut

Jika setengah panjang gelombang terdiri dari 2 simpul dan 1 perut, berarti satu panjang gelombang terdiri dari …. simpul …. perut. Satu setengah panjang gelombang terdiri dari ….. simpul dan …. perut.

Empat panjang gelombang terdiri dari …. simpul dan …. perut.

Kemudian pemahaman tersebut saya tukar menjadi demikian, setengah lamda atau setengah panjang gelombang terdiri dari 2 simpul dan 1 perut atau 2 perut dan 1 simpul (pada gelombang stasioner ujung bebas)

Maka
4 simpul dan 3 perut = …. panjang gelombang
5 simpul 4 perut = …. panjang gelombang
6 simpul 5 perut = …. panjang gelombang
7 simpul 6 perut = …. panjang gelombang

Demikian seterusnya keterkaitan simpul dan perut gelombang dalam gelombang stasioner ujung terikat dan ujung bebas.

Menentukan letak simpul dan perut pada gelombang stasioner ujung terikat
Letak simpul (kelipatan genap) dengan pola

dengan n = 0,1,2,3 – orde ke-n

Menentukan letak perut (kelipatan ganjil) dengan pola

dengan n = 0, 1, 2, 3, dst-nya

Menentukan letak simpul dan perut pada gelombang stasioner ujung bebas
Menentukan letak simpul (kelipatan ganjil)

dengan n = 0, 1, 2, 3, dst-nya

Menentukan letak perut (kelipatan genap)

dengan n = 0, 1, 2, 3, dst-nya

Jika tali memiliki panjang 150 centimeter, terbentuk 5 titik perut, maka panjang gelombang pada tali itu sebesar …

Berdasarkan titik perut lalu dibagi 2 akan diperoleh panjang gelombang pada suatu dawai

Jika pada gelombang stasioner ujung bebas, maka yang ditentukan adalah jumlah titik simpulnya.

Misal dalam seutas tali dengan panjang 100 centimeter terbentuk 3 titik simpul, maka panjang gelombang menjadi 3/2 simpul x 1 panjang gelombang atau dengan kata lain 1,5 kali panjang gelombang yang terbentuk pada utas sepanjang 100 cm.

Maka

Masih perlu diingat persamaan gelombang mekanik lainnya yaitu :

Lamda = panjang gelombang, frekuensi, periode, cepat rambat gelombang. Jika diketahui frekuensi dan periodenya maka kecepatan sudut osilasi gelombang pun dapat ditentukan (dihitung)

Bapack Jadul