Susahnya Mengerti Biar Salah

Memang buta hati menyebabkan mata buta, apalagi hati yang baru sadar setelah didesak semua pihak seandainya tidak didesak pihak manapun sepertinya minta maaf atau menyatakan diri berubah hanya berakhir di ujung bibir nanti saat lupa akan diulang lagi dengan alasan terulang lagi.

Photo by Neha Pandey on Pexels.com

Tidak kalian mungkin oleh orang lain dan kelas lain, jangan salahkan satu kelas. Hei siapa anda? Yang menyebut pertanyaan asal itu saja jelas terdengar dan anda tidak segera meralatnya, bahkan setelah menunggu lebih dari 24 jam untuk berubah dan berpikir, jika memang anda pemberani ya segera saja setelah kelas itu bubar. Keluarkan nyali anda sama seperti anda mengeroyok saya dalam diam.

Coba perjelas lagi posisi tawar menawarnya apa, bukannya diam seribu bahasa setelah orang yang katanya tidak punya salah berusaha mati-matian menyelesaikan masalahnya padahal bukan penyebab, dirimu datang belakangan. Sudah jelas jelas nama anda saya sebut disana, divideo itu. Mestinya anda datang duluan Mas, bukan sebagai penutup apalagi sebagai akhiran.

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.