DUNIA PERSILATAN

Saya tidak suka berkelahi apalagi ngotot sampai adu fisik, memukul membetot mengeramak mengacak-acak main hajar main balok main kayu main tangan main kaki main peso main saham apalagi. Saya suka damai suka tenang suka musik suka maju suka makan suka santuy. Tapi dengan kesukaan saya yang sepertinya tidak peduli dan tidak mau ambil keributan ada beberapa pihak yang memanfaatkannya dengan “menindas” entah dengan mengatur pasal-pasal perjanjian, mengatur giliran, mengatur kewenangan untuk dapat penghasilan, mengatur ganti pemilik, mengatur tanggung jawab, saya diatur atau kami diatur demi kepentingan mereka yang kebanyakan menguntungkan diri mereka sendiri dan melupakan kami sebagai teman mitra sahabat kolega rekan kerja rekan bisnis rekan usaha mitra dagang mitra pengetahuan mitra berbagi mitra pengetahuan teman pembelajar teman mentor teman senasib teman seperjuangan. Begitu pun bagi anda, saat anda sedang bersemangat dan anda tau sedang dimanfaatkan ! Secara logika secara batin secara telepati secara asumsi secara insting dan secara gaib!

Temanku yang masih setia membaca dan mengunjungi blog ini, sadarilah anda dan saya harus MELAWAN. Anda dan saya harus berikhtiar untuk tidak DIPERLAKUKAN semena-mena, BERTEKAD untuk tidak dimanfaatkan semena-mena atau diperlakukan BODOH dengan sewenang-wenang. Dengan cara apa?

Sama seperti kejadian Pa Basuki Cahaya Purnama yang harus menerima vonis 2 tahun penjara tahun 2016 lalu, begitu pula cara kerja pa Ahok yang patut kita tiru. Ia menerima kesalahannya dan bertanggung jawab dengan ucapannya dan DILAKUKANNYA dengan benar dan lapang dada, walau kita tidak tau apa yang berkecamuk di dalam batinnya saat itu. MARAH KECEWA KESAL MERANA dan lain sebagainya, tapi Tuhan memberikan hal lain kepada orang-orang seperti Pa Ahok. Kekerasan kata-kata dan kejujurannya dan tindakannya, mungkin bagi sebagian besar orang hal itu tidak bisa dilakukan. Tapi itulah Pa Ahok.

Kita tidak mungkin bisa mirip persis dengan Beliau, setidaknya kita yang sudah tau disewenang-wenangi dan lain-lain mulai berpikir jernih dan bertindak jernih seperti apa?
Ikuti langkah ini :
1. Mulai konsisten demi pengembangan diri secara mandiri dan tidak bergantung dengan orang lain.
2. Mulai membuka jaringan pertemanan dengan orang yang jauh lebih pintar dan pandai serta tujuannya sama seperti Anda
3. Mulai menebarkan jala-jala komunikasi sosial dan mempengaruhi pertemanan sosial anda dengan cara apa Konsisten mengembangkan diri
4. Bekerja bekerja bekerja

Saya rasa cukup 4 itu tanpa perlawanan atau resisten nyata secara fisik dengan demonstrasi unjuk rasa perbuatan tidak menyenangkan bahkan jangan sampai melakukan perbuatan melawan hukum. Sebab Hukum itu sifatnya Primer dan mengikat seluruh warga masyarakat.

Selain belajar Hukum Alam, anda juga perlu tau Hukum Positif Negara, hukum Alam Gaib, dan jangan lupa selalu meminta pertolongan kepadaNYA, kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa kita ini adalah ciptaanNYA yang tidak tau diri dan sering lupa menyembah DIA. Ingatlah kuasaNYA jauh melebihi kemampuan kita, maka kita harus menyerap dan meminta pertolonganNYA.

Sebagaimana lagu yang kami nyanyikan pada hari Minggu, 13 desember 2020

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.