MENETAPKAN JUDUL

Ini kadang merupakan bagian yang pelik dan kadang diremehkan, jangankan oleh anda. Hal terutama dan menjadi daya tarik dari sebuah tulisan juga sering saya lupakan.

Jika anda perhatikan baik-baik, tulisan saya tidak pernah ngepas dengan judulnya. Bisa jadi judul itu muncul duluan dan tidak sesuai dengan isi batang tubuh karangan atau judul itu bisa saja juga tepat setelah saya edit isi tulisannya. Inilah rame dan asyiknya latihan menulis terutama bergiat di web blog.

Orang bilan ngeblog itu sama seperti mengisi diary digital, yang semua orang bisa membacanya, ya lalu ngapain jika tidak dibaca orang. Aneh kan? nah makanya dengan menulis blog anda memang harus bersiap-siap dicerca, ditertawakan, dihina, disepelekan, di-bully, dan banyak pengalaman jelek. Percayalah suatu saat perudung tulisan itu akan bosan dengan sendirinya dan kehabisan modal sebab tiada lain daripada menghujat saja kerjanya. Saya pernah mengalami hal itu selama berminggu-minggu dan saya bersyukur jika sampai sekarang ada yang tidak suka dengan pekerjaan dan hasil yang saya buat. Toh itu tidak membuat saya terbelenggu, bahkan membuat anda yang dihinakan menjadi semakin kekar dan tabah dan akhirnya bisa melupakan kepedihan.

Saya sampai berhari-hari tidak bisa makan dan mengalami trauma, seiring dengan perkembangan waktu akhirnya perlahan-lahan trauma itu bisa diatasi. Berkaitan dengan menetapkan judul sebagai posting ini, dari sisi bully tulisan dianggap tidak layak dan lain-lain itu adalah hak editor dan ini bisa berkaitan dengan oplag, banyaknya click bait, berapa banyak pembaca yang tersesat dan singgah serta tidak sengaja menekan tombol sponsor sebagaimana yang bertebaran pada blog saya ini jika anda sudi mendukung judul ini. Jika tidak, maka abaikan saja.

Penetapan judul, bisa saja untuk pemandangan pertama tetapi tidak mencerminkan isinya. Makanya ada ada saja komentar pengoreksi untuk perubahan, itu tergantung dengan target atau statistik yang perlu diperbaiki oleh penulis blog. Selain agar tulisannya juga disimak dan dibaca, gaya menulis blog pun tidak lepas dari karakter penulis itu sendiri.

Seperti tulisan saya ini meloncat-loncat kadang tidak ditemukan kemana ujung pangkalnya, tujuannya ya satu hanya membuat anda tersesat dalam kata-kata dan kalimat. Teman-teman saya di Smada, dulu getol sekali mengisi blog mereka masing-masing. Entah karena kepayahan atau ketahanan untuk eksperimen dan mencoba eksis sudah tidak lagi melekat dalam jiwanya, maka satu persatu hengkang dan akhirnya meninggalkan saya sendiri lagi sebagai wakil dari Smada untuk terus berkiprah sampai saat ini.

Judul saya tidak mau panjang, jika panjang pun saya pikir ulang untuk dipangkas. Bisa saja hari ini judulnya tidak eye catching atau meriah, sebab yang penting bagi saya adalah judul itu bikin penasaran dan akhirnya yang membaca terseret terus sampai pada bagian paragraf ini. Apalagi jika paragraf itu dibuat panjang-panjang kalimatnya sampai mengandung 1000 kata.

Eh, engga mudah lho mengetik sampai punya 1000 kata itu. Saya mencoba mencapai 500 kata saya atau mendekati 800 kata pun harus henga-hengap (artinya terengah-engah untuk menggapainya), saya memerlukan tools lain untuk menghitung kata demi kata yang saya untai meroncenya menjadi kalimat yang siap anda tatap – entah apa anda mengerti atau tidak – hahahahaha that’s not my goal. Tujuan saya anda tersesat membaca dan akhirnya tidak sengaja atau sengaja karena kasihan dengan tampang dan kelakuan saya untuk menekan tombol like atau subscribe serta membunyikan lonceng merahnya untuk mendapatkan pemberitahuan tulisan terbaru saya setiap saat. Eh koq kaya yutuber … memang subscribe itu gratis, dan yang penting adalah klik jari jemari mungil nan manis para pembaca pemirsa yang berbahagia dan imut-imut yang menghidupi semangat blog ini untuk terus eksis dan tetap ada.

Menetapkan Judul – bisa juga menjadi tatapan target apa yang penulis lakukan untuk memenuhi kolom-kolom tulisan. Target untuk terus mengumbar Judul menjadi bagian yang dijelaskan dalam tulisan selanjutnya.

Ngotot menulis berdasar kaitan judul juga mengaitkan dengan pengantar yang isinya latar belakang, permasalahan, perumusan masalah, tujuan menulis, manfaat penulisan yang dilanjutkan dengan Landasan Teori, kemudian metodologi penelitian, hasil penelitian, analisis hasil penelitian, dan selanjutnya penutup. Nah itulah contoh kesatuan perangkat karya tulis yang juga dipergunakan oleh mahasiswa – sisanya sistematika penulisan tergantung pada masing-masing perguruan tinggi. Umumnya judulnya panjang-panjang dan bersinergi dengan penelitian yang dilakukan.

Menetapkan Judul adalah proses editing dari pembuatan judul yang asal-asalan dan telah melewati proses penelahaan oleh dosen pembimbing atau mentor lainnya, namun di blog – menetapkan judul tidak selalu sikap mutlak karena sekali lagi bersifat realtif atau nisbi. Kesesuaian tulisan dari judulnya ditunjukkan dengan sering atau banyaknya yang mengunjungi blog saja. Jangan berharap ada yang berkomentar dulu karena sebisanya itu adalah bentuk keinginan atau kesukarelaan dari pembaca yang kebetulan tidak enggan.

Kalo saya malas menulis ya saya biarkan jadi draft dulu, atau sengaja diposting dulu nanti jika sudah ketemu mood baru saya tambahkan lagi biar terlihat diperbaharui. Bisa juga diposting sesuai jadwal atau disimpan sebagai konsep.

Menetapkan judul untuk memenuhi target mengisi blog pada minggu-minggu malas mendatang menjelang kegiatan KPU di provinsi Kalimantan Tengah. So, itu juga akan rame dibahas dan dibicarakan.

3 comments

  1. Menambah wawasan saya πŸ˜…, terimakasih mau berbagi cerita pak, ternyataa tidak mudah yah untuk menjadi penulis terutama di web blog

    Suka

  2. That’s right pak, judul adalah salah satu titik acuan dan hal yg menjadi daya tarik paling pertama bagi seorang pembaca. Smakin abstrak dan menarik judulnya, pembaca jd smkin d bawa penasaran dgn tulisan yg d buat oleh penulis. Rasanya seperti ingin d ajak menjelajah dari titik start hingga ke garis finish….Seru & memoriable…πŸ˜‚πŸ€£.
    Thank you for sharing your part of your experience, really inspiring us young people in this 4.0 era πŸ˜πŸ™Œβœ¨. Spirit always packs the works on this blog and takes readers to explore through your beautiful writing. πŸ€—πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    Suka

Bagi yang merasa berkenan berkomentar, sudilah mendaftarkan diri dahulu sebagai pengguna wordpress.com

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.