JOULE THIEF

Saya kemarin iseng-iseng buka sosmed besutan Mark Zuckerberg yang telah mengakuisisi Instagram dan menemukan satu grup asik yang ada kaitannya dengan fisika ini, namanya Joule Thief.

Joule = satuan energi, diperkirakan ada hubungan dengan energi listrik atau energi elektronik pemanasan kah, kalor kah, atau power tenaga kah, yang berkaitan dengan pemanfaatan energi dalam kehidupan sehari-hari.

Thief saya coba buka kamus sana sini dan dapat kesamaannya yakni Ma Ling atau pencuri seperti Swaiver dalam kartun Dona Emon eh Dora Poni petualang.

Maka dengan keyakinan dan menjawab pertanyaan sekena-kenanya dari admin grup, dan apabila ada yang membaca tulisan ini berakibat yang lain terhadap akun saya di sosmed MZ maka saya minta maaflah sudah ngga macam-macam.

Nah, di dalam grup tersebut yang tidak memakan waktu lama untuk menyetujui izin saya bergabung, saya dapatkan banyak sekali postingan menggunakan transistor, transformator, kapasitor, dioda, lampu LED, lampu pancar gas, lampu neon, lampu tabung, lampu emergency, serta komponen-komponen elektronika lain dan akhirnya saya berkesimpulan bahwa grup Joule Thief(t) ini adalah sebuah wadah komunitas penggila dan penghobi perakit peralatan listrik yang memanfaatkan sejumlah energi rendah untuk dimanfaatkan menyalakan listrik atau peralatan listrik yang dayanya besar. Sampai saat ini saya masih memperhatikan pemanfaatan baterai hp bekas dari merek buatan Finlandia yaitu Noki, adiknya Thor dari Asgard, kemudian pemanfaatan baterai senter charge atau baterai bekas bukaan tenaga pembangkit komputer jinjing selain komputer kresek. Juga saya memperhatikan ada yang menggunakan adaptor 12 volt AC lalu mengoptimasinya untuk menyalakan lampu sorot studio 200 W atau lampu senter swat police yang harganya juga ratusan ribu.

Intinya selain serutan kelapa manis dalam kue for-for adalah memanfaatkan energi serendah mungkin untuk menghasilkan daya sebesar-besarnya. Sama seperti android, menggunakan daya yang terbatas dalam hitungan beberapa Ampere untuk menyalakan peralatan komunikasi bergerak dengan daya jelajah dan daya transmisi jauh.

Jangan-jangan beberapa saat lagi, kita dapat melihat bahwa pengisian daya listrik kendaraan atau memanfaatkan kulkas lemari pendingin tidak harus dengan daya mencapai 100 W – bisa saja dari adaptor atau dari baterai bekas 12 volt. Belum bisa saya sebut amazing, sebab belum ketemu skema elektronikanya.

Jadi kepada anda yang sedang mempelajari elektronika dan menggunakannya demi kemaslahatan hidup orang banyak di masa depan, bisa jadi Anda akan menjadi generasi Tesla yang kesekian. Walau penciptaan Tesla malah membawa penderitaan kepadanya dan memberikan kekayaan kepada Elon Musk.

Salam Tesla.

Photo by Alexandr Drobyshev on Pexels.com