Menunggu itu melelahkan

Saya mengira hari ini pasti banyak siswa di sekolah yang menunggu saya untuk presentasi atau konsultasi, tetapi sekalian dengan akhir pekan, terpaksa hari ini saya tidak hadir karena kendala teknis oleh sebab itu saya menuliskan permohonan maaf saya dalam judul posting berikut ini.

Dapat diduga bahwa menunggu yang lama itu mengesalkan apalagi jika yang ditunggu-tunggu itu tidak kunjung datang atau malahan tidak memberikan apresiasi sebagaimana yang kita harapkan.
Seperti lagunya Raisa yang dinyanyikan @theadesideria saat menunggu artis Poppy Bunga hadir di Smada beberapa waktu yang lalu, terkesan sangat bahwa menunggu adalah kompilasi dari berbagai perasaan hampa dan gundah gulana dibalut dalam kecemasan dan pengharapan.
Apalagi Thea menyanyikannya dengan emosional seolah-olah ia sendiri merasakan apa yang tertulis dalam larik lagu tadi.
Karena terlalu lama menunggu dengan harapan kenyataan yang membahagiakan, ternyata kenyataan tidak seindah impian (impian semusim barangkali).
Apalagi setelah seseorang yang menunggu tadi sadar tanpa sengaja (tersadar) bahwa hal atau orang lain yang ditunggunya itu hanya mengacuhkannya semata bahkan mencampakkan dirinya begitu saja (oh tega-teganya .. #joget ala TrioMacan) akhirnya rasa harapan kebahagiaan gelisah dengan kegembiraan hilang sirna lenyap tak bersisa yang ada hanya derita dan duka lara merana.
Menunggu seseorang yang dulunya tumpuan harapan sebagai idaman
akhirnya tergantikan dengan tatapan kosong vakum bahwa itu adalah angan
Menunggu bisa menyakitkan selain melelahkan

17 comments

  1. Menunggu itu pekerjaan yang membuat emosi/mood kita buruk..
    Apalagi jikalau menunggu yang tidak membuahkan hasil.. Wah, bisa kita pikir energi yang terkuras untuk memaki orang yang ditunggu.. ๐Ÿ˜€

    Bisa dibayangkan waktu yang kita buang untuk menunggu. Yang seharusnya selesai tepat waktu, jadi molor.. Seharusnya sudah sampai tempat tujuan, masih saja ditempat.
    Jadi, janganlah membuat orang menunggumu, jika kamu tidak suka menunggu. Kalau janji usahakan tepat waktu, jika kamu akan terlambat datang, kabari orang tersebut sebelum dia bosan dan pergi.

    Suka

  2. memang, menunggu adalah sesuatu yang sangat melelahkan dan membosankan , tpi menurut saya sebenarnya kalau dipikir-pikir bukan menunggu yang membuat kita bosan, tapi karena tidak punya kegiatan lah yang membuat kita bosan . kalau kita punya sesuatu atau gadget yang bisa untuk game,majalah untuk dibaca, handphone untuk online , update status dan lain-lain maka kebosanan senantiasa lari kelautan .. hahha ๐Ÿ˜€

    Suka

  3. iya gk pa2 pak, saya jga ngert..
    emnk sihc pak kalo mnunggu itu hal yg pling saya bnci, bosan bnget rasa.a..tpi kalo mnunggu ada yg nmenin gk pa2 sihc..hahaa,yg nemenin tu spert, makanan,laptop(nunggu sambil ol kn gk terasa)and seorang teman, kita bsa ngobrol2.wkwkkk:D

    Suka

  4. Menunggu itu adalah satu hal yg pling sya benci,pak. Aplgi kalo misalx udh nnggu lma,tp yg ditnggu gk ad ngasih respon ap2. Aduh makan hati bgt jdx. Sya jg pling anti kalo mslx lg jnjian sma org,eh org yg bkin jnji gk dtg tpat wkt. Nyebelin bgt,pak.

    Suka

  5. Hehe selain patah hati, lagi kasmaran,dll. Menunggu pun bisa membuat kita galau ๐Ÿ˜€
    Apalagi kalau nunggu di bank (antri sambil berdiri), nunggu mengantre di Pom Bensin pas lagi kena hujan, nunggu giliran di dokter praktek, wah buat galau tuh…

    Suka

  6. Seperti menunggu pada saat antrean untuk membeli bensin, emosi akan naik dibawah teriknya matahari, dan juga membuat kita kesal jika tidak mendapatkan jatah BBM .. haha

    Suka

Komentar ditutup.