Grow Up Fast !

Nikon 265Seminggu berlalu dari minggu pertama Oktober 2009, diawali dengan menghadapi kabut asap yang disambut dengan hujan. Disusul dengan perkuliahan yang diakhiri dengan hujan  lebat di perjalanan. Kami mengamati bagian-bagian yang masih terbakar di sepanjang sisi dalam jalan trans Kalimantan poros selatan dari Banjarmasin.

Di antara tumbuhan yang mati, kepanasan, terbakar, dan rumput-rumput yang terinjak dihentak keganasan kekeringan dan terbakar. Tumbuh beratus-ratus bahkan ribuan tunas baru, bagian baru kehijauan bersuluh-suluh di tengah derap asap yang membubung.

Diabadikan sela-sela lelangit biru bersaput awan kelabu. Kekuatiran terus bergelayut dalam kalbu, akankah kalimantan selalu berselimut asap selamanya. Ataukah ini awal dari kiamat yang diramalkan tahun 2012 itu ? (ada bukunya yang berjudul kiamat, sudah tersedia di Gramedia Banjarmasin ~ saya malas membelinya 😀 )

Nikon 267 Berkorelasi dengan pandangan dan pendapat anak-anak saya, dalam kepolosan, keluguan, kejujuran, dan ketakmengertian. Muncul kalimat, “sebentar lagi dunia kita akan kiamat!”

Apakah yang dipikirkan religi, saat kiamat tiba ?

Religi (nama anak tertua saya), hanya terdiam saat saya ucapkan, tidak ada satu pun di dunia ini selamat saat Kiamat itu tiba ! Termasuk juga aku dan kau !

Apalagi Egi tidak pernah ikut kebaktian, tidak pernah ikut Sekolah Minggu, tidak pernah berdoa kepada Tuhan, berkumpul dengan Tuhan Allah setiap hari secara intim pun jarang. Tidak hanya itu, saya pun mendapati dilematika serupa dalam batin. Kehampaan dan kengerian berjalan bersama dengan mendengar dan membayangkan kata KIAMAT itu.

Grow up fast and think smart adalah cara sementara ini menuju 2012 sebagaimana yang diramalkan orang-orang (pintar katanya) untuk menghadapi itu.
Hentikan penindasan terhadap kekayaan alam, biarkan hutan bertumbuh menjadi hutan, jangan dijadikan perkebunan sawit yang rakus, biarkan sumber daya air kita terjaga dengan lestarinya hutan Kalimantan.
Jangan jadikan komoditi pembukaan perkebunan dengan menghilangkan berkubik-kubik kayu untuk dijadikan uang dan uang jadi kebablasan hilang di lokalisasi dan materi yang tak pernah bisa terganti.
Buatlah kalimantan, Lungs of the world tetap bekerja tidak merana lagi.
Biarkan Hutan kalimantan sebagai wana wisata (wisata hutan) yang bisa menarik turis-turis mancanegara untuk berkunjung dan menikmati keasrian dunia purbakala kita !
Kenapa kita harus berebut menyediakan dan membangun hotel mewah, jika sarana utama sasaran inti kedatangan turis ini tidak dijaga dan dilestarikan ?

Grow up fast dan think smart my child,
Tanpa itu semua kita hanya mahluk antitesis yang hanya bisa menghancurkan segala hal yang sudah diciptakan untuk kita demi kebinasaan kita semua !
Think smart and wise, gunakan filsafat pancasila untuk berkehidupan dan belajar menjadi orang benar !

Aku belajar untuk memenuhi keinginan Tuhanku yang hendak menjadikan aku manusia sebagaimana rencanaNya,
menjadi manusia yang sempurna, paripurna, manusia seutuhnya,
adil dan beradab, selamat di Dunia fana dan akhirat.
Aku belajar demi kemaslahatan manusia Indonesia dan
manusia di dunia juga,
demi persatuan dan kesatuan bangsa agar
tercapai kedamaian dan perdamaian dunia.
Belajarku ini didukung oleh ayah, ibu, kakak, adik, saudara-saudaraku,
orang-orang yang dekat dengan aku dan mengenal aku,
disokong oleh teman-teman dan guru-guruku
secara musyawarah demi permufakatan
agar hidupku kelak menjadi saluran berkat
dan saluran kesejahteraan bagi orang banyak,
yakni rakyat Indonesia dan Dunia tentunya.

https://fisikarudy.wordpress.com

@fisikarudy

3 comments

  1. membaca tulisan bapak saya jadi menyesal selalu tidak mengikuti pelajaran PLH (pendidikan lingkungan hidup) waktu SMP dulu. sekarang saya lebih menghargai pentingnya hutan buat manusia, pentingnya manusia buat kelangsungan keletarian hutan. sekarang saya suka bikin dekorasi-dekorasi taman dari jenis rerumputan liar di depan rumah (malas beli tanaman hias soalnya mahal jadinya pakai rumput karena nggak repot ngerawatnya). tapi dengan kecepatan penggundulan hutan yang saat ini indonesia menempati peringkat nomor wahid sejagad raya (lebay), mungkin beberapa tahun lagi, kita sudah tidak bisa melihat daun kelakai di negeri tambun bungai, suara ketawanya bekantan juga kalawet. semoga kekuatiran ini cuma rasa kuatir.

    filsafat pancasilanya boleh ditambah sama isi UUD 1945 sama amandemen-amandemennya nggak pak?? hahaha, jadi repot nghapal, bukannya diamalkan . . . .

    Suka

    • Apa yang ada itu yang harus dipertahankan …
      sebuah tindakan nyata dengan melakukan dekor-dekor menggunakan rerumputan di sekitar rumah adalah tindakan mencintai bumi. Bukan habis menjadi seminar, jadi makalah, jadi kampanye kemudian tiada berdaya dengan kecepatan penggundulan hutan dengan dalih membuka kebun sawit untuk investasi 😦

      Seandainya isi UUD 1945 beserta amandemen dapat ditambah itu bergantung kepada bapak-ibu anggota MPR/DPD/DPR yang terhormat di Senayan jakarta
      yang akan bersidang

      Suka

  2. saya mampir lg pak.. kangen nih lama tdk koment2 bpak,,,
    ya karena kita hidup di akhir zaman..

    menurut buku yang saya baca..

    satu2 nya yg dikhawatirkan manusia adalah kematian.krn kmatian mrampas segala2nyanya yg dimiliki manusia scara paksa..
    . namun jika kita hidup takut akan kematian bukan hidup oleh kasih dan memberi, maka kita tak dpt memastikan apakah kita pantas untuk lolos dr penghakiman,.., yang dapat saya percayai hanya Tuhan , dan hidup sesuai alurnya , tidak menyimpang dan berusaha untuk tidak menyakiti hati orang lain,, dengan semua jaminan itu saya percaya.. jika kita mengampuni orang lain yg bahkan menyakiti hati kita, maka Tuhan akan mengampuni kita ,.
    krn kalau tidak salah, di injil tertulis, “bagaimana Aku akan mengampuni engkau sementara engkau sulit mengampuni sesamamu ?”
    😀 😀 😀 sedikit sharing dari saya..hhee

    Suka

Komentar ditutup.