Demi Pascasarjana !

Demi kelanjutan karir dan tuntutan harapan Mendiknas pada pidato 2 Mei kemarin, semakin membulatkan tekad untuk memasuki dunia baru. Kemarin pagi kami langsung menuju Banjarbaru untuk mendaftarkan diri dan menguji nyali … apakah siap menjadi mahasiswa kembali ? ๐Ÿ˜†

Perjalanan yang menyenangkan pun dimulai, menstater Innova seri E terbaru tepat pukul 6.30 kami bergerak dengan irama pelan dan kadang cepat sekitar pukul 11.30 kami tiba di halaman UnLam Banjarbaru (karena sesuai dengan alamat brosur yang kami terima pendaftaran dilaksanakan di sana) … ternyata gedung yang kami temui cukup berumur tetapi sangat dirawat kebersihannya. Ada kesan sama seperti di Bogor atau UGM, dipenuhi pepohonan yang rindang sejuk serta hawa yang tidak terlalu panas.
Yang mengasyikkan ternyata Hot Spot internet pun dibuka dengan gratisan, walau cuma untuk kalangan pascasarjana (karena wifi yang saya bawa mengindikasikan demikian).
Pendaftaran ini juga pas-pasan waktunya dengan waktu tutup, sebab di sana menggunakan waktu indonesia tengah sementara jam kita disini masih waktu indonesia bagian barat.
Rupanya kartu peserta saya yang agak lama dibuat sebab printernya sempat macet (mungkin kecapean :D) .. namun ada hikmahnya sebab si supir yang kebetulan ipar saya bisa menyempatkan diri istirahat (take a nap) barang sejam sehingga bisa segar kembali membawa kami pulang ke palangkaraya ๐Ÿ˜€ …
Yang merepotkan adalah titipan formulir yang ternyata harus dibeli dulu sebesar Rp 350 ribu dan hanya Pak Kaprawi yang bisa kami bantu sebab sudah dikonfirmasi oleh Beliau dari awal, makanya hanya satu yang bisa diuruskan. Sementara yang lain terpaksa tidak karena tidak bisa dikonfirmasi balik.
Persoalan kemudian mengisi formulir dan beradaptasi dengan kondisi yang sama seperti baru turun dari pesawat dan menyesuaikan mental dengan lingkungan unlam yang sama sekali baru serta lingkungan yang baru juga ~ merupakan tantangan tersendiri. Apalagi lingkungan program pascasarjana ini gedungnya jauh-jauh dan sepi tapi uniknya segala pos fotokopi dan kantin bisa dijangkau dengan jalan kaki sekitar 5 – 10 menit (tapi lumayan juga masih terasa asing).

Sambil menunggu saya coba browsing pake smartphone yang sering saya bawa, tapi sayangnya posting blog menggunakan wifi di sana tak terjadi dengan baik … entah setting yang salah atau bagaimana ? sama juga dengan di gramedia dan duta mall ~ tertangkap sinyal wifi-nya tapi harus beli dulu voucher internetan .. padahal mau nyari yang gratisan kayak di smada tapi …. yah lumayanlah sambil menunggu urusan selesai dengan memencet-mencet tombol walau gagal posting ๐Ÿ˜†

Tepat pukul 13.00 wib (14.00 wita) seiring dengan dicetaknya kartu peserta saya, maka berbondong-bondonglah petugas pendaftaran di program tersebut pulang dan beriringan kami keluar dari pintu gerbang. Sejam lamanya tak terasa berurusan di program tersebut.

Di akhir urusan di kota Banjar Baru, kami menyempatkan diri menyantap hidangan siang dan bertemu dengan alumni smada tahun 2005 yang pernah saya ajar dan kebetulan sedang kuliah di Fakultas Kedokteran bagian Kesehatan Masyarakat, namanya Fransisca. Yang kebetulannya tempat kost-nya tidak jauh dari tempat kuliah persis di sekitar Gereja Katolik Banjar Baru … wah jadi ada teman nih. Belum lagi ada Dona Apriadana (Mahasiswa FeKon Unlam 2007, alumni smada angkatan 2007) dan ada Arif Rahman (Pegadaian cabang Belitung, kaka Rasyid Ridho, alumni smada tahun 2003 ~ kalo nggak salah juga sedang mau s2 juga) juga menawarkan bantuan melalui facebook hehehe … hampir komplit perjuangan kali ini karena banyak pendukung moral dan pasti bereunian lagi dengan alumni smada tahun 2000-an. Belum lagi kalo menjejalah kota pasti juga ketemu dengan kaka-kaka yang lain.

Makanya demi perjuangan anda, mari bersama kita kuliah di Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan. Serasa sama seperti di pulau seberang. Nggak percaya ? Maka dicoba saja … Pak Yovie Istanto juga sedang kuliah di Universitas yang sama koq ๐Ÿ˜€ mengambil program yang seperti saya dan istri saya ikuti kelak.
Jia Youu …

31 comments

  1. wah…
    ternyata benar isu yang bilang kalau bapak mau kuliah lagi…
    hehe…

    saya dukung deh pak!!!
    bagaimana pun juga, sekarang ini persaingan semakin ketat…
    dan nggak ada ruginya kalau menambah mutu diri, salah satunya dengan sekolah pada tingkatan yang lebih tinggi….

    Suka

  2. oia pak, ini dia baru berhasil di upload hari ini (alasannya bersama dengan template minggu kemaren yang saya kirimkan pada email bapak)…
    artikel pertama saya tentang tafsiran materi termodinamika…
    menurut saya artikelnya maksa banget….
    tapi, yaah…bisa aja deh buat bacaan…
    alamatnya :

    mohon diterima ya pak….
    maaf lama…

    Suka

  3. d unlam tuu da falkutas farmasi gak y pak…????

    kalo ada berminat ne ikut bapak k sana… ^^

    Suka

  4. mantap mister lah…
    ada ketemu arif lah, sukses buat perjuangan!!!

    enak juga kyaknya jadi guru, diingat oleh alumni2 nya… ๐Ÿ™‚

    Suka

  5. moga berhasil dalam kuliahnya pak…
    walau harus sambil kuliah, bapak tetap menunaikan tugas bapak sebagai guru…
    1 kata dari saya… SALUTE!!!

    Suka

  6. Jarang low pa yang bisa dapat kesempatan ngelanjutin kuliah ampe S2…..
    Tetap semangat pak….
    Kalo perlu nech pa…
    kalo dah S2 tancap gas aja lagi ampe S3…..

    Suka

  7. Btw bapa ambil jurusan apa pa…..
    Kalo kuliah kaya bapa biasanya selesai berapa tahun pa…..??
    Lama ga….

    Suka

  8. Kalo bapa kuliah berarti klas lain yang pelajaran Fisikanya hari Jumat dan Sabtu harus diganti jadwalnya ya…..
    Seperti pak yovie waktu dulu…
    Semoga apa yang bapa harapkan..dan keluarga bapa cita2kan bisa tercapai..
    Amin

    Suka

  9. selamat mellanjutkan kuliah pak ya…
    semoga berhasil dengan sukses…
    saya akan selalu mendukung…

    Suka

  10. Bapak, saya sudah mengirimkan template barusan..

    terima kasih ๐Ÿ™‚

    Suka

  11. saia senang mendengarkan cerita perjalanan pa rudy dan istri menuju ke kursi s2 hari kamis kemaren di kelas…. seru abiz. lucu n gokillll

    apalagi pas bagian istri bapak di mobil… hihi

    Suka

  12. memang pak, kalo qta ikhlas menolong orang, suatu saat qta juga akan dibalas dgn kebaikan… saat lagi susah, eh ada org yang mau menawarkan bantuan… tuhan emang adil koq

    Suka

  13. semangat ya pak..
    mari kita sma2 mengejar cita2..
    mudah2an kita berhasil mencapai apa yang kita inginkan..

    Suka

  14. berarti kmi yg muda2 kalah sma bapak donk..
    bapak aja semangat 45 ngejar cita2 bapak..
    berarti kmi harus bisa lebih semangat lagi dari bapak..

    Suka

  15. weeiii..
    suksez yahh,pak..
    semogaa berhasill..

    darii cerita bapak,,
    keeaanya unlam t4 yang asri dan menyenangkan..
    sayaa jadih pnasaran,
    jadihh k pngenn mazukk unlam..
    hhehehehee

    Suka

  16. wah, janjian ya pak sama pak yovie kuliahnya…hehehe
    rame dunk pak ada teman..

    tapi sayang beda jurusan..hehhe

    Suka

  17. Susah juga ya,mencocokkan waktu kita dengan waktu di Kal-Sel…tapi untungnya bapak bisa tepat waktu mendaftarnya..hehe…

    Suka

  18. Kayaknya dari deskripsi Bapak lokasi UnLam itu asyik,ya….
    selain itu kayaknya bisa sekalian buat menjaga kesehatan,soalnya selain banyak pohon rindangnya,lokasi gedungnya juga jauh-jauh,kayaknya bakal mendukung buat memenuhi target jalan kaki 10000 langkah tiap hari kayak di iklan anlene nih….

    Suka

  19. Tampaknya orang-orang yg mau ngambil S2 di sana banyak sekali,ya…sampai printernya macet….
    bisa juga si printer ngambek..hehehehe…tapi kelihatannya itu printer yg pengertian,sehingga urusan bisa terselesaikan juga…

    Suka

Komentar ditutup.