Batas kelulusan UN 2009

Sebagaimana disampaikan Dr. Anggani Sudono dari Badan Standar Nasional Pendidikan (senin, 22-12-2008) di Aula Dinas Pendidkan Provinsi Kalimantan Tengah, bahwa batas lulus untuk SMA dan SMP kembali naik menjadi 5,50 jika sebelumnya rata-rata 5,25 pada tahun 2008.
Untuk SMK, nilai uji kompetensi keahlian minimal 7,00 dengan nilai teori kejuruan paling rendah 5,00. Nilai keahlian ini digunakan untuk menghitung rata-rata nilai ujian nasional.
Pemindaian Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) tahun 2009 untuk SMA dilakukan oleh perguruan tinggi dan hasilnya dikirimkan ke penyelenggara UN Pusat di Jakarta, sementara LJUN SMP/MTs/SMPLB dipindai oleh Dinas Pendidikan Provinsi masing-masing. LJUASBN dipindai oleh Tim Pemindai tingkat kabupaten/kota.

(sumber : Kaltengpos, 23 Desember 2008)

Pasti ada yang berkomentar menerima kenaikan standar, tapi jika tidak ….. (silakan baca episode melalui komentar bersambung)

20 comments

  1. Ga masalah nilai rata2 UN naik,tp syratny soalny jgn susah2 yg gmpg ja,tp klau ga mending jgn dech!kasian ntar yg da bnyk yg g lulus,bnyk yg stres,malah lbh parahny bnyk kenakalan anak2 brtmbh,itu jg hrs dpkirkan.PENTING..!ANAK2 ADALAH ASET NEGARA,jd sok diplomatis..:-D:-D:-P

    mengapa harus ketakutan begitu ? yang penting sekolah tempat anda belajar sudah mempersiapkan. Jika kasian melulu, mau dikemanakan wajah bangsa ini πŸ˜› yang dengan warga negara muda saja sulit berdamai dengan UJIAN – justru melewati ujian baik berat atau mudah adalah sebuah perjuangan dan perjuangan itu memang BERAT dan SUKAR … bayangkan pejuang kita dulu dengan senjata ala kadarnya bisa mengusir Penjajah ! Begitu pun sekarang, jangan terlalu mudahlah mengumbar komentar yang minta dikasihani – mending Kasih kail daripada kasih ikan – mungkin begitu maunya Pemerintah R.I. terutama memperbaiki kualitas generasi muda pada umumnya sebagaimana paparan anda di atas … Jika digampangkan soalnya nanti kualitas pendidikan di Indonesia salah lagi disebut terlalu GAMPANGAN. Apakah mempersulit? Wah, itu pernyataan yang sangat apriori dan menyudutkan, sebaiknya BELAJAR MATI-MATIAN DAN BERTAHAP DENGAN CARA YANG BENAR, JANGAN PERCAYA PADA JOKI, PERCAYA PADA TUHAN PASTI MEMBANTU akan membuat ANAK-ANAK YANG UJIAN LEBIH BAIK LAGI DARIPADA TAHUN LALU

    Suka

  2. Kenakalan remaja, kejahatan, dan lain sebagainya bukan kesalahan standar ujian – dan harapannya Masyarakat Indonesia menjadi lebih pragmatis memandang UN …
    UN akan dihapuskan jika memang UU Sistem Pendidikan Nasional sudah tidak memerlukannya lagi, jadi membutuhkan Saudara-saudara yang visioner dan visible untuk meraciknya di Dewan Perwakilan Rakyat – mewakili suara anak muda yang gampang stress, tambah nakal, tambah aneh jika TIDAK LULUS UJIAN 😑

    Suka

  3. wah,,,
    berarti angkatan saya nanti tambah tinggi lagi ya??
    eumm,, berarti saya sebagai siswi, saya harus mempersiapkannya dari sekarang agar dapat menerobos nilai tersebut biar lulus!!
    hek hek,,, kekurangan saya adalah saya cepat semangatnya cepat pula menurunnya ( belajar, red).
    tapi saya sih akan terus berusaha,,
    yah sekolah itu kabhi kushi kabhi gam( gini ya tulisannya yg bener?) dehhh…

    Suka

  4. mmmmmm. …. .

    tergantung niat dan kemauan untuk merubah diri lagi menjadi yang lebih baik. . . . . . ..

    Suka

  5. Ujian Nasional memang membuat hati seluruh hati siswa berdetak kencang….
    Bgaimana tidak……
    Perjuangan siswa yang sudah bertahun2 hanya dite4ntukan dalam waktu yang sangat singkat…..
    Saya bingung….apakah saya harus setuju dengan adanya UN…..
    Tapi karna UN merupakan suatu syarata kelulusan yang telah ditetapkan Derpartemen Pendidikan…ya mau tidak mau harus kita ikuti….
    Saya sangat berharap UN bukanlah menjadi batu sandungan dan bukan juga menjadi pintu gerbang KETAKUTAN bagi para siswa ……..

    karena sudah menjadi target UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

    Suka

  6. Mungkin ga sich Standar Ujian Nasional bisa turun……. ???????

    apa yang ditingkatkan, susah sekali diturunkan – kecuali harga dunia juga turun seperti minyak bumi

    Suka

  7. Saya bingung kenapa standar ujian di setiap sekolah sama….
    Sebgai contoh : Masakan standar UN di Plangka Raya sama dengan standar UN di Bandung……
    Secara dari segi sarana dan prasarana pendidikannya aja Bandung memang lebih maju…..

    karena kita satu negeri yaitu Indonesia, maka harus sama mutu di ujung natuna hingga ke ujung papua

    Suka

  8. wah standarnya tiap tahun naik terus…
    mungkin karena tingkat pembelajarannya juga naik…

    kira saat kami kls XII nanti standar kelulusannya jadi brapa y…??
    sepertinya jg akan naik lagi….

    Suka

  9. emang sih, indonesia harus meningkatkan kualitas pendidikannya, tapi qan penerapan kurikulum belum merata, ada yang ktsp, kbk, 1994. masa nilai standar uan harus sama?? bukannya perbaikan mutu, malah bikin siswa down. pemerintah seharusnya memberikan konseling dulu

    Suka

  10. Wah,standar nilainya tiap tahun makin meningkat.
    Kira-kira gimana standar kelulusan UN 2010 ya?
    Memang sih,standar yang tinggi bikin siswa pada rajin belajar sampai pada jungkir balik…
    hmmm…semoga seiring meningkatnya standar kelulusan,presentasi siswa yang lulus dan kualitas pendidikan di negara kita juga semakin meningkat.
    Amin.

    kalo setiap tahun mengalami kenaikan o,25 berarti 2009 = 5,50, 2010 = 5,75 πŸ˜€

    Suka

  11. Assalamu’alaykum.

    Tidak usah terlalu khawatir dengan kenaikan standard nilai rata-rata minimum. Toh masih sangat realistis untuk dicapai.
    Fokus saja untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Coba bulatkan tekad, Insya Allah jalan keluar akan terbentang. Dan ingat, bahwa hidup ini memang perjuangan. Semakin keras perjuangan kita, semakin terasa nikmat keberhasilan yang didapat. Ibarat kepompong, harus berjuang dulu sebelum berevolusi jadi makhluk yang indah dan punya banyak manfaat.
    So… Semangat terus, jangan pernah nyerah!!!

    terima kasih atas dukungan anda kepada semua Siswa seluruh Indonesia yang akan menghadapi UN tahun 2009 …. mohon dua ratus eh doa restu πŸ˜€

    Suka

  12. sebenarnya fungsi sesunggunhya dari standar nilai UN itu apa sih? kenap kit di pusingkan dengan standar nilai UN, lalu bagaimana dengan hasil pelajaran sehari-hari?apakah yang membuat soal UN seorang guru dan tahu bagaimana keadaan murid?apakak tiap sekolah mempunyai pembahasan yang sama?
    salam kenal dari kami.

    salam kenal pak, sepertinya standar UN ini merupakan tuntutan Pemerintah. Kita sendiri hanya sebagai pengikut saja. Yang jelas soal UN disusun dan dibuat oleh para pakar (menurut saya begitu) – namun masih banyak juga yang ambiguistik bentuk soalnya (silakan baca tulisan di http://www.scribd.com disana banyak guru menulis keanehan soal-soal UN) – nah, sesungguhnya hak yang menguji itu adalah kewenangan setiap sekolah. Tetapi karena setiap sekolah punya “kiat” sendiri, dan hal ini membuat miris – maka dibuatlah kewenangan bahwa penilaian nasional diatur oleh Badan independen (?) yang sampai sekarang kita terima demikian. Saya yakin akan ada perubahan, pergeseran, dan penempatan kewenangan yang tepat untuk hal ini – jika dan hanya jika UN tetap dilegitimasi hingga ke sidang pada anggota dewan yang terhormat di Senayan. Kita tidak perlu memperdebatkan lagi, namun mari kita persiapkan sebaik mungkin para peserta didik kita agar mereka “siap” dan “benar-benar siap” menghadapi UN 2009 dan semoga mendapatkan hasil yang terbaik dan tentu saja mencapai standar UN yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Karena menurut saya sekarang, dukungan pemerintah daerah mulai muncul dengan adanya target standar UN dari Pemerintah pusat πŸ˜€

    Sebab tidak ada pemda yang dicap tidak becus mengelola hak ulayat orang banyak, yang sudah tertulis dalam konstitusi dan dinyatakan dalam UU Sisdiknas. Walaupun masih banyak pro dan kontra, kita alami dan terima saja dahulu … Selamat Bekerja dan Berjuang pak.

    Suka

  13. enak nih yang UN taon nie..
    ujiannya diselenggarakan dalam 5 hari kan!?
    so dalam 1 hari cuma 1 pelajaran kan,
    jadinya nda pusink n stres lagi..
    5.50??
    masa sih anak SMADA-doet ga’bisa ngelewatin ini?
    apalagi udah dimudahkan seperti itu
    ga’ mungkin ga’ bisa lulus
    pasti bisa deh..

    yang penting tuh OPTIMIS
    belajar, tetep..
    guru2 smada kan pinter2,
    klo da yg ga ngerti ya tanya lah!!
    klo ga nanya ga’ akan ngerti selamanya..

    tentukan juga tujuan kamu apa??
    SAYA MAU LULUS!!
    tapi lulus yg gimana??
    lulus yg bisa dipertanggungjawabkan ato lulus asal lulus ato SAYA MAU DILULUSKAN??
    yang terakhir kayaknya ga bgt deh..
    percuma lulus tapi isi otaknya kosong..

    smangat buat yang mau ujian y!!
    jgn lupa juga satu hal penting,
    doa!!

    God Bless U all

    (wuihh.. kata2ku sok bijak ya?? padahal diri sendiri belum tentu juga kaya gitu, wkwkwkwkwkwk)

    Suka

  14. Numpang Share Maz Admin :
    artikelnya bagus banged.. saya nambah dikit yaa.. matur Nuwun mas.. IJIN yang Punya (sambil bakar menyan) hehehehe

    Mulai tahun 2008 bagi guru yang lulus sertifikasi guru akan mendapatkan tunjangan profesional yang besarnya sama dengan satu kali gai pokok, jadi seorang guru akan mendapatkan dua kali lipat gaji pada tahun 2007, Namum Buwat Rekan Rekan yang Belum sertifikasi atau yang udah sertifikasi Pun dapat Menambah penghasilan dari Internet Caranya Gampang, CUKUP daftar di sini Klick DAFTAR
    Nah ini gak basa basi deh..
    Ntah dah basi atau ngak ?? saya cuma mo bagi Informasi.. saatnya jadi Guru tanpa sertifikasi tapi dapat uang dari Internet..

    saya gak bakal bahas Google adsense atau sejenis nya disini..
    saya juga gak bakal Nipu atau minta Pengguna buat Download sesuatu dari Link yang Payable Download.. Like Ziddu or BizHat..!!nah Gimana caranya?? Klick DAFTAR Stay Tune..!!
    Oh ya Jangan Lupa ntar SIGN UP daftar GITU…
    SISWA JUGA BISA DAFTAR KOQ..TERBUKTI dapat DUIT

    Suka

Komentar ditutup.